WARGA PERTANYAKAN STATUS WABUP GARUT KEPADA DPRD

• Friday, 21 Oct 2011 - 11:42 WIB

Garut, 21/10 (ANTARA) - Massa tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa menggelar aksi mempertanyakan status Wakil Bupati (Wabup) Garut, Diky Chandra yang mengundurkan diri dari jabatannya kepada DPRD Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat.
     Dalam orasinya massa mempertanyakan kinerja DPRD yang telah melayangkan surat pengunduran diri Diky Chandra kepada Gubernur selanjutnya pada Kementerian Dalam Negeri setelah digelarnya sidang paripurna 14 September 2011.
     Pihak Gubernur maupun Kementerian Dalam Negeri menurut mahasiswa, ternyata belum ada kepastian hukum status jabatan Diky Chandra sebagai Wakil Bupati Garut.
     "Mengalami proses waktu yang sangat panjang, terkesan ada tarik ulur untuk kepentingan dan juga rekayasa politik," kata Koordinator Aksi, Nurohman.
     Ketika surat pengunduran diri Wabup diterima Kementerian Dalam Negeri 5 Oktober 2011, kata Nurohman ternyata dari kementerian mempertanyakan kembali terkait surat pengunduran tersebut.
     Pihak Kementerian Dalam Negeri, menurut Nurohman, menganggap sikap DPRD Kabupaten Garut tidak menjelaskan kepastian dalam isi surat pengajuan pengunduran diri Wabup.
     "Dalam isi surat tersebut dianggap tidak memiliki kepastian tentang pengunduran diri Wakil Bupati Garut," jelas Nurohman.
     Selain menuntut DPRD untuk dapat bekerja secara profesional, mahasiswa juga meminta Diky Chandra tetap konsisten terhadap keputusan mengundurkan diri dari jabatannya.
     Massa berharap Diky Chandra tidak mempermainkan Pemerintahan Kabupaten Garut melainkan tetap pada pendirian pengunduran dirinya serta tidak terpengaruh oleh faktor lain dari pihak yang berkepentingan.
     "Wabup jangan mempermainkan rakyat Garut, jangan seperti panggung sandiwara, seolah-olah ini dipermainkan, kita tetap tegas konsisten Wabup harus mundur," kata Nurohman.
(U.KR-FPM/C/Y008/C/Y008) 21-10-2011 11:27:34