KLM BLOKADE JALAN ALTERNATIF PORONG

• Monday, 24 Oct 2011 - 10:55 WIB

Sidoarjo, 24/10 (ANTARA) - Ratusan Korban Lumpur yang tergabung dalam Korban Lapindo Menggugat (KLM) melakukan aksi blokade Jalan alternatif Porong melaluli Kalitengah, Tanggulangin menuju Gempol, Pasuruan.
     Salah seorang koordinator aksi, Imam Dakhiri, Senin, mengatakan, pemblokadean dilakukan karena warga meninginkan ganti rugi kepada Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) pasca terjadi peristiwa jebolnya tanggul penahan lumpur akhir tahun lalu.
     "Kami ingin BPLS membayar ganti rugi kepada kami menyusul terjadinya peristiwa jebolnya tanggul penahan lumpur beberapa waktu lalu," katanya.
     Ia mengemukakan, akibat peristiwa jebolnya tanggul tersebut membuat sejumlah lahan warga yang awalnya bisa digunakan untuk menanam padi, kini harus gagal panen akibat peristiwa jebolnya tanggul tersebut.
     "Warga juga menuntut, ganti rugi akibat gagal panen dan juga uang evakuasi yang digunakan pada saat mengungsi pada peristiwa luberan lumpur tersebut terjadi," katanya.
     Dalam aksinya, warga melakukan pemblokiran dengan cara membentangkan sejumlah peralatan yang ada seperti kayu, spanduk dan juga kendaraan roda atau sepeda motor milik warga.
     Warga juga melakukan istigasah di lokasi pemblokadean jalan supaya tuntutan mereka terkait dengan pembayaran ganti rugi kepada BPLS bisa segera terpenuhi.
     "Kami akan menagih janji kepada BPLS untuk segera memenuhi janjinya terkait dengan pembayaran tersebut kepada warga. Dan jika tuntutan kami ini tidak diindahkan, maka kami mengancam akan melakukan aksi serupa dengan jumlah massa lebih besar," katanya.
      Sejumlah aparat kepolisian dari Kepolisian Resor (Polres) Sidoarjo terlihat berjaga di lokasi untuk mengamankan jalannya aksi pemblokadean yang dilakukan oleh warga.
(T.pso-071/B/K005/B/K005) 24-10-2011 10:54:14