PULUHAN WARGA UNJUK RASA DI KANTOR PALYJA

• Monday, 24 Oct 2011 - 15:31 WIB

Jakarta, 24/10 (ANTARA) - Puluhan warga Jalan Veteran I B, RW 06, Kelurahan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, Senin, melakukan unjuk rasa di kantor PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) di Jalan Perdana, Tubagus Angke, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
     Koordinator unjuk rasa Rudi mengatakan, warga menjerit karena pasokan air terhenti dan mereka mendatangi kantor perusahaan sebagai bentuk kekecewaan.
    "Sebelumnya, warga telah beberapa kali mengadu dan melaporkan masalah terhentinya pasokan air, namun tidak mendapat tanggapan," kata Rudi warga RT 01/06.
    Rudi menuturkan, pasokan air bersih mulai berhenti sejak awal Oktober 2011, khususnya di pemukiman RT 001, RT 002, dan RT 004, RW 06.
    "Kenapa aliran air PAM di RT lain yang hanya beda satu blok dengan kami mengalir lancar," katanya.
     Warga terpaksa membeli air untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Harga air satu gerobak mencapai Rp40.000, sehingga dalam satu hari ia harus merogoh kocek paling sedikit Rp100.000 per hari.
     "Keluarga saya tidak cukup kalau cuma beli air satu gerobak, karena jumlah anggota keluarganya banyak. Jadi untuk masak, cuci dan minum saya sampai harus membeli tiga gerobak air," ujarnya.
     Warga sekitar Jalan Veteran I B sangat bergantung pada air PAM. Sebab, air tanah di wilayah pemukiman tidak dapat digunakan karena asin.
     Menurut Rudi, Palyja menawarkan solusi dengan pengadaan air bersih melalui mobil tangki. Warga menolak, lantaran air lewat mobil tangki hanya akan semakin menyulitkan warga.
     "Jumlahnya tidak cukup, selain itu juga merepotkan karena harus angkut-angkut air dari mobil ke rumah," ujar Rudi.
     Sebelumnya Corporate Communication Head PT Palyja, Meyritha Maryanie mengatakan, pipa air bersih milik PT PAM Lyonnaise Jaya atau Palyja yang berada di Meruya, Jakarta Barat (Jakbar), bocor Minggu (23/10) sekitar pukul 05.00 WIB.
     Akibatnya, suplai air bersih ke sejumlah pelanggan di Jakbar mengalami gangguan.
     "Senin (24/10) sebagian pelanggan PT Palyja mengalami gangguan suplai air bersih. Hal ini disebabkan adanya kebocoran pipa 500 mm yang berlokasi di Meruya," kata Meyritha.
     Wilayah di Jakbar yang mengalami gangguan air bersih di daerah Kebon Jeruk, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Kembangan Utara, Kembangan Selatan, Pejagalan, Rawa Buaya, Duri Kosambi, Semanan, Kapuk Muara, Kedaung, Kali Angke, Kapuk, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Tegal Alur, Kamal, Kamal Muara, Kali Deres, Pegadungan, dan sekitarnya.
      Sedangkan suplai air yang tetap mengalir namun mengalami penurunan debit ada di daerah Kelapa Dua, Meruya Selatan, Srengseng, Meruya Utara, Kebon Raya, Jelambar Baru, Wiaya Kusuma, dan sekitarnya.

(pso-009)


(T.pso-009/B/M027/M027) 24-10-2011 14:52:11