MAKIN TERBENGKALAI, SUICIDE SQUAD 2 KEMBALI DITINGGAL SUTRADARA

• Tuesday, 1 Aug 2017 - 17:09 WIB
Suicide Squad

LOS ANGELES – Suicide Squad 2 tampaknya masih belum beruntung jika menyangkut sutradara. Untuk kedua kalinya, film Warner Bros itu harus kehilangan sutradara yang memilih hengkang untuk mengarahkan film lain.

Dilansir ComicBook, Jaume Collet-Sera telah dipastikan meninggalkan kursi sutradara Suicide Squad 2. Collet-Sera hengkang dari Suicide Squad: Hell to Pay untuk fokus menyutradarai film baru Dwayne Johnson, Jungle Cruise.

Padahal, Collet-Serra merupakan pilihan teratas ketika Suicide Squad 2ditinggal David Ayer. Seperti diketahui Ayer adalah orang di balik kesuksesan Suicide Squad pertama mengumpulkan USD745 juta dari seluruh dunia.

Collet-Serra dipilih menjadi sutradara dan menggeser nama Mel Gibson yang sempat digosipkan akan menggantikan Ayer. Namun tertundanya pembuatan naskah skenario kala itu memaksa proses produksi menjadi semakin molor hingga akhirnya Gibson memutuskan untuk mundur dari kursi sutradara.

Sama seperti kasus Collet-Sera sekarang, Ayer dulu meninggalkan posisi sutradara Suicide Squad 2 karena memilih proyek lain. Ayer pergi untuk menangani serial fantasi baru Netflix Bright yang dibintangi Will Smith sekaligus Gotham City Sirens.

Sejauh ini belum ada pernyataan apapun dari Warner Bros maupun DC soal kosongnya kursi sutradara. Namun karena Warner Bros dan DC ingin proses produksi segera dilakukan, besar kemungkinan publik akan mendapat nama baru pengganti Collet-Sera dalam waktu dekat.

Menurut Joel Kinnaman sang pemeran pemimpin militer Rick Flag, tim produksi ingin syuting bisa dimulai pada 2018. Skenario kabarnya saat ini sedang dalam proses penulisan.

“Sejauh yang aku tahu, mereka sedang menulis skenarionya dan aku pikir rencananya adalah syuting dimulai sekitar 2018. Tapi itu bisa berubah. Aku pikir aku akan kembali untuk itu (Suicide Squad 2),” kata Kinnaman belum lama ini.

Dalam kesempatan tersebut, Kinnaman juga sempat mengungkap kesedihannya atas kepergian Ayer. “Sayangnya, aku ingin agar David Ayer menyutradarai film kedua ini, tapi jika dia tak ingin mengarahkannya maka seseorang yang bagus soal karakter dan bisa menghidupkan karakter ini dan mungkin membuat karakter-karakter ini berada dalam situasi yang lebih normal,” sambung Kinnaman.

 

(aln/Okezone)