Awas! Duduk Sambil Nonton TV Lebih dari 5 Jam per Hari Bikin Anda Susah Berjalan di Hari Tua

• Monday, 4 Sep 2017 - 19:33 WIB

SALAH satu kebiasaan yang paling sering menyita waktu adalah menonton televisi. Parahnya, seseorang terkadang seperti terbius oleh acara yang mereka saksikan di layar kaca, sehingga tidak pernah sedikit pun beranjak.

Hal ini membuat seseorang tidak sadar telah menghabiskan waktu berjam-jam ketika menonton televisi. Dampaknya mungkin tidak langsung dirasakan, tapi duduk terlalu lama akibat menonton televisi akan terasa di kemudian hari.

Para ilmuwan mengklaim, duduk dalam waktu lama meningkatkan risiko mengalami masalah mobilitas di kemudian hari. Masalah mobilitas di sini di artikan sebagai susah dalam berjalan.

Sebuah penelitian baru telah menunjukkan, duduk sambil menonton televisi yang berkepanjangan menyebabkan peningkatan risiko mengembangkan kesulitan berjalan di kemudian hari. Studi ini diikuti oleh sekelompok orang sehat berusia antara 50 hingga 71 tahun selama 10 tahun.

Tim peneliti mendapati bahwa duduk terlalu lama sangat berbahaya bila dikombinasikan dengan tingkat aktivitas fisik yang rendah. Peserta yang menonton TV 5 jam atau lebih per hari tercatat memiliki risiko 65% lebih tinggi mengalami cacat mobilitas di akhir studi, dibandingkan mereka yang menonton TV kurang dari 2 jam per hari-terlepas dari tingkat aktivitas fisik mereka. Namun, peserta yang menonton TV 3 jam per minggu atau kurang aktivitas fisik ternyata lebih cenderung mengalami kesulitan berjalan pada akhir penelitian.

"Duduk dan menonton TV dalam waktu lama, terutama di malam hari, menjadi salah satu hal paling berbahaya yang bisa dilakukan orangtua," kata Profesor Lorretta DiPietro, penulis utama studi dari George Washington University yang dikutip Boldsky, Senin (4/9/2017).

Studi ini muncul seminggu setelah Public Health England mengumumkan, Inggris menghadapi bom timbangan kesehatan atau obesitas, karena masyarakat yang tidak aktif secara fisik. Survei tersebut menunjukkan, lebih dari 6 juta orang Inggris berusia paruh baya gagal melakukan jalan cepat 10 menit dalam sebulan.

"Seiring bertambahnya usia, semakin sedikit kita menggunakan otot, semakin buruk berat badan dan kualitasnya," tutur Dr James Brown dari Aston University dan perwakilan dari British Society for Research on Aging.

(hel)