Bayi Debora Meninggal, Biaya Ruang Perawatan PICU Terlalu Mahal? Ini Tanggapan Menkes

• Monday, 11 Sep 2017 - 13:27 WIB

MAHALNYA biaya ruang Pediatric Intensive acare Unit (PICU) menjadi kontroversi di balik kematian bayi Tiara Debora Simanjorang. Belum lagi terbatasnya ketersediaan ruangan ini yang membuat beberapa pasien emergency sulit mendapatkannya.

Orangtua bayi empat bulan itu, Henny Silalahi dan Rudianto Simanjorang dibebani biaya rawat penggunaan PICU sekira Rp19, 8 juta. Harga yang fantastis ini membuat mereka kesulitan untuk membayar secara langsung saat itu.

Menteri Kesehatan RI Prof Dr dr Nila D Moeloek SpM(K) menanggapi kasus kematian bayi Debora yang sempat viral di dunia maya. Dia tentu tidak mengharapkan kasus ini terjadi, karena merugikan masyarakat.

"Picu fasilitas terbatas. Saya kira betul kita tidak terlalu mengharapkan semua pasien masuk ke dalam intensif care unit. Kita ingin geser masyarakat agar lebih sehat," ujar Menkes Nila saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (11/9/2017).

Baca Juga:

Menkes Nila berpesan, saat datang ke rumah sakit dengan kondisi darurat, orangtua harus perhatikan kondisi anak sebelumnya. Contoh, bila anak menderita penyakit yang fatal, agar menjaga kondisinya supaya tetap stabil, orangtua harus rajin konsultasi dan berobat ke dokter yang tepat.

"Jangan sampai datang ke rumah sakit pas penyakitnya terlalu berat, dokter juga agak sulit dalam hal ini. Kalau misalnya anaknya punya penyakit bawaan, orangtua harus rutin memeriksakan anaknya itu," pesannya.

Baca Juga:

Nah, satu pembelajaran lain dari rumah sakit yakni, semua rumah sakit harus menyediakan fasilitas emergency. Seperti halnya ruang NICU/PICU, berdasarkan kategori kelas yang dibutuhkan.

"Rumah sakit harus sediakan NICU/PICU sesuai kelasnya dan syarat juga ada. Dari puskesmas harus merujuk ke rumah sakit yang punya fasilitas ini," terangnya.

Dalam penanganan kasus kematian bayi Debora, pemerintah sedang mengklarifikasi kebenarannya dari pihak RS Mitra Keluarga Kalideres dan orangtua keluarga pasien bayi Debora. Jika terbukti rumah sakit yang salah, pemerintah akan memberikan sanksi sesuai dengan kesalahannya.

"Untuk kasus ini, kalau memang rumah sakit salah ya kita kasih sanksi. Mulai sanksi teguran, teguran keras, hingga izin pendirian rumah sakit dicabut," tegasnya.

(hel/Okezone)