BPJS Kesehatan Jakarta Pusat Bersama Komisi IX DPR Kampanyekan Kemudahan Program JKN-KIS

• Thursday, 14 Sep 2017 - 16:21 WIB

Jakarta - Bergulirnya program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu lndonesia Sehat (JKN-KIS) berdampak terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Program JKN-KIS membuka akses yang lebih besar kepada masyarakat untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan. Secara bertahap, Program JKN-KIS pun terus berkembang pesat hingga kini dan bergerak menuju cakupan semesta. 

Dalam rangka peningkatan pemahaman masyarakat terhadap Program JKN-KlS, BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat bekerja sama dengan Komisi IX DPR RI mengadakan sosialisasi program JKN KlS di wilayah Kecamatan Tanah Abang. 

Sebagai penyelenggara program JKN-KIS yang lebih dari tiga tahun beroperasi, BPJS Kesehatan siap mendukung komitmen pemerintah dalam menyukseskan program ini. Sosialisasi program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dilakukan bersama dengan Okky Asokawati, selaku anggota Komisi IX DPR Rl yang dilaksanakan pada tanggal 14 September 2017 di Aula Kelurahan Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Sosialisasi ini dihadiri oleh 150 orang yang terdiri dari masyarakat di wilayah Kecamatan Tanah Abang. Sosialisasi ini merupakan kedua kalinya dilakukan, setelah sebelumnya dilakukan di wilayah Kecamatan Kemayoran pada bulan Maret lalu. 

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Jakarta Pusat, Bona Evita menegaskan, komitmen pemerintah untuk menyukseskan Program JKN-KlS baik dalam bentuk pembiayaan serta perluasan akses pelayanan melalui penyediaan fasilitas kesehatan sangat di apresiasi oleh BPJS Kesehatan. 

"Diharapkan peran pemerintah juga makin dioptimalkan baik dari sisi kualitas dan mutu pelayanan kesehatan sehingga derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat, bersama-sama memperkuat regulasi terkait kepatuhan pengusaha dan masyarakat dalam kepesertaan JKN-KlS, serta cakupan kepesertaan ya ng makin luas sehingga dapat terwujudnya Universal Health Coverage atau cakupan semesta di tahun 2019," tegasnya. 

Menurutnya, komitmen pemerintah dalam keberlangsungan Program JKN KlS terwujud dengan penyediaan anggaran APBN dalam bentuk iuran bagi 92.4 juta jiwa peserta Penerima Bantuan luran (PBI) dan pemenuhan ketersediaan fasilitas kesehatan.

Selain itu, kata Bona, dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan serta mempercepat cakupan kepesertaan pada kegiatan sosialisasi kali ini dijelaskan juga berbagai inovasi dan terobosan yang dilakukan untuk dapat memenuhi target tersebut. 

"Masyarakat yang sebelumnya dapat melakukan pendaftaran di Kantor Cabang, Kantor Layanan Operasional Kabupaten/Kota, Website, dan Bank mitra yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, kini pendaftaran dapat juga dilakukan melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500-400. Tak cukup sampai disitu, kini BPJS Kesehatan juga mengembangkan pendaftaran melalui Sistem Dropbox di Kantor Cabang BPJS Kesehatan, Kantor Kelurahan, dan Kantor Kecamatan, Pendaftaran melalui PPOB/mitra kerja BPJS Kesehatan, melalui Kader JKN serta pendaftarar melalui aplikasi Mobile JKN," ungkat Bona Evita. 

Pendaftaran melalui mitra kerja juga tengah dikembangkan dengan membuka Point of Service di pusat perbelanjaan seperti di Gajah Mada Mall. (ANP)