Cari 'Benang Merah', Polisi Pelajari Buku Aksi 212 yang Ditemukan di Rumah Jonru Ginting

• Monday, 2 Oct 2017 - 18:54 WIB
okezone.com

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya masih menelusuri buku Aksi Bela Islam 212 yang ditemukan saat menggeledah rumah tersangka ujaran kebencian Jon Riah Ukur Ginting alias Jonru Ginting pada Jumat 29 September 2017. Penelusuran itu dilakukan untuk mencari 'benang merah' buku tersebut dengan kasus ujaran kebencian yang melilit Jonru Ginting. Pasalnya, buku tersebut berisi kumpulan tulisan perjalanan Aksi Bela Islam 212 yang terjadi di awal 2017 silam."Kita lihat ada kaitan atau tidak, kemudian juga barang bukti lain dianalisa penyidik," ungkap Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (2/10/2017).

Diketahui, dalam pengeledahan itu penyidik juga menyita barang bukti lainnya berupa laptop dan flashdisk dan beberapa print out yang berkaitan dengan kasus ujaran kebencian. Sementara untuk buku Aksi Bela Islam 212 akan dikembalikan apabila terbukti tidak berkaitan. "Kalau ada kaitannya pasti akan kita jadikan barang bukti, kalau tidak ada, kita kembalikan," pungkas mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu. Sekadar diketahui, postingan yang diperkarakan Muannas Al Aidid itu, menyebut menyebut Nahdlatul Ulama (NU) menerima uang sogokan senilai Rp1,5 triliun dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar menerima Perppu Ormas serta menyebut Presiden Jokowi satu-satunya Presiden Indonesia yang tidak jelas asal-usulnya. (Ari)