Golkar Terus Mendapat Kritikan Terkait Pemecatan Dua Kader

• Wednesday, 4 Oct 2017 - 10:43 WIB
sindonews.com

JAKARTA - Keputusan Partai Golkar yang mencopot Yorrys Raweyai dari jabatan Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terus mendapat kritikan. 

Inisiator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) M Shoim Haris mengatakan, bahwa kepemimpinan Setya Novanto sebagai ketua Umum dengan Idrus Marham selaku sekretaris jenderal telah berada pada titik nadir. 

Setya Novanto (SN) dan Idrus Marham (IM) kata Shoim Haris, adalah kepemimpinan yang akan meruntuhkan Golkar dan berada pada legitimasi terendah. 

"Setelah memecat Bung Doli (Ahmad Doli Kurnia) karena kritisismenya, sekarang mencopot Bung Yorrys karena menjadi ketua kajian elektabilitas. Hendak dibawa ke mana partai ini oleh duet SN-IM ini?" kata Shoim dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/10/2017).

Lebih lanjut dia mengatakan, rapat pleno membahas rekomendasi penonaktifan Setya Novanto justru terus ditunda tanpa alasan jelas. "Pertanyaannya mencopot bung Yorrys pakai mekanisme apa? Suka udele dewe mereka mengelola organisasi," ungkapnya.

Lebih jauh dia mengatakan, belum lagi ribut-ribut soal tarif rekomendasi Pilkada, maka semakin menambah daftar bahwa partai sudah bobrok dibawah SN dan IM. "Kepemimpinan ini harus segera diakhiri agar Partai Golkar dapat diselamatkan," pungkasnya.

(maf/Sindonews)