Elektabilitas Jokowi Bakal Terus Meningkat, Hanura Prediksi Capai 50% di Akhir Tahun

• Friday, 6 Oct 2017 - 14:26 WIB
okezone.com

JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hanura Dadang Rusdiana memprediksi elektabilitas Presiden Joko Widodo akan terus meningkat hingga 50% pada akhir tahun ini. "Jadi saya memprediksi di akhir tahun ini elektabilitas Pak Jokowi akan kembali melampaui angka 50%," ujar Dadang saat dihubungi Okezone, Jumat (6/10/2017).Menurut Dadang, elektabilitas merupakan sesuatu yang dinamis sehingga kadang kala bisa turun, dan juga bisa naik. Hal itu tergantung dari momentum politik yang sedang terjadi saat survei tersebut dilakukan."Biasanya ada disebabkan oleh momentum politik tertentu atau ada masalah yang berhubungan dengan perekonomian, seperti masalah harga bahan pokok, listrik dan lain-lain tetapi itu pergerakannya tidak statis," ucap Dadang.

Dadang memperkirakan, akhir tahun ini penyerapan anggaran mendekati angka 90% sehingga dimungkinkan elektabilitasnya bisa meningkat. "Bisa jadi di akhir tahun ketika pembangunan di tahun anggaran yang berjalan angka serapan mendekati angka 90% lebih maka biasanya elektabilitas presiden akan meningkat kembali, ini sejalan dengan penyerapan tenaga kerja maupun stabilitas ekonomi karena daya beli masyarakat meningkat," ucapnya.Menjelang perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menggelar survei tentang siapa yang layak memimpin Indonesia jika Pilpres digelar hari ini. Hasilnya, Joko Widodo (Jokowi) unggul jauh dari lawan-lawannya, termasuk Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Jokowi memperoleh total pemilih 38,9%, unggul jauh dari Prabowo yang hanya menyisakan 12% suara. Survei sendiri diambil dari interval 3-10 September 2017 dengan sampel 1.220 WNI yang telah memiliki hak pilih dan dipilih secara acak (multistage random sampling). Margin of error dalam survei sendiri sebesar 3,1% dengan tingkat kepercayaan 95%. (ran)