Pilgub Jabar 2018, Ridwan Kamil Tak Masuk Radar PDIP

• Tuesday, 17 Oct 2017 - 10:28 WIB
okezone.com

BANDUNG – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak akan mengundang Wali Kota Bandung M Ridwan Kamil dalam daftar sembilan tokoh potensial yang dinilai layak menjadi kandidat calon gubernur di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018.

"Emil (Ridwan Kamil) tidak (diundang) karena dari awal Emil tidak masuk dalam penjaringan dari PDIP," kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Abdy Yuhana di Bandung, Senin (16/2017).

PDIP akan mengundang sembilan tokoh potensial yang dinilai layak menjadi kandidat calon gubernur di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018-2023 di Bandung pada 21 Oktober 2017.

"Jadi yang diundang sementara ini ada sembilan. Ini bagian dari mekanisme penilaian karena Jawa Barat ini banyak tokoh yang berpotensi untuk membangun Jawa Barat yang lebih baik," ujar Abdy.

Selain itu, lanjut dia, PDI Perjuangan juga akan mengundang sejumlah tokoh asal Jawa Barat yang sudah melewati penjaringan internal Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Barat.

Mereka adalah Puti Guntur Soekarnoputri, Sekda Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa, Bupati Kabupaten Majalengka Sutrisno.

Kesembilan tokoh yang akan diundang oleh PDIP Jawa Barat, menurut Abdi, di antaranya Wakil Gubernur Deddy Mizwar, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Ketua P2TP2A Jawa Barat yang juga istri Gubernur Jawa Barat, yakni Netty Heryawan.

"Jadi dari eksternal itu ada beberapa nama ada mantan Kapolda Jawa Barat Anton Charliyan, Susi Pudjiastuti, dan Netty Heryawan. Kami juga undang Pak Demiz (Deddy Mizwar), tapi sayang beliau mau umrah," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan dirinya sangat mengapresiasi sambutan baik dari DPD PDIP Jabar.

Namun, Demiz menyampaikan permintaan maafnya tidak bisa menghadiri undangan PDIP dalam kegiatan pemaparan sejumlah tokoh dan bakal cagub Jabar menjelang Pilgub Jabar 2018.

Hal ini disebabkan dirinya akan menjalankan ibadah umrah pada waktu yang bersamaan.

"Saya mohon maaf tidak bisa hadir tapi akan saya doakan dari Tanah Suci agar acaranya berjalan lancar," kata dia.

(erh/Okezone)