Maze Runner: The Death Cure

• Friday, 26 Jan 2018 - 18:46 WIB

Maze Runner: The Death Cure terjadi kira-kira enam bulan setelah "Maze Runner: Scorch Trials" (2015) berakhir. Dalam pertarungan terakhir The Scorch (hangus), mereka yang selamat dari The Flare, sebuah penyakit yang telah menghancurkan populasi dunia, menetapkan tujuan mereka: menemukan tempat yang aman, jauh dari pengaruh WCKD, organisasi pengincar The Gladers, otak dari uji coba yang kejam lewat labirin di "The Maze Runner" (2014).

Namun, sejumlah masalah belum terselesaikan di dua film pendahulunya.

Pertama, salah satu The Gladers, Minho berhasil diculik WCKD. 

Kedua, dunia sudah terjangkiti dengan The Flare. Manusia kebanyakan berubah fisik seperti mayat hidup / zombie atau disebut crank yang haus darah. 

Ketiga, WCKD masih terus menerus mengejar The Gladers, mereka yang imun terhadap The Flare. Tujuannya, WCKD ingin menyelamatkan segelintir manusia pilihan, sambil terus mencari obat kematian terampuh lewat percobaan demi percobaan, seperti yang mereka telah lakukan sejak The Maze Runner. 

Keempat, ada cinta lama yang belum selesai antara tokoh utama Thomas dengan Teresa. Kenapa Teresa tega mengkhianati The Gladers.

Untuk menjawabnya, simak dulu penjelasan singkat tentang "The Maze Runner" dan "Maze Runner: The Scorch Trials".

Dalam bagian pertama, sekelompok anak muda tak sengaja dipertemukan dalam perkemahan misterius, dikenal sebagai The Glade, dikelilingi labirin terbuat dari tembok setinggi 100 meter yang selalu berubah bentuk. 

Sejumlah pemuda pemberani mulai menyadari tujuan mereka, melarikan diri dengan memecahkan teka-teki labirin tersebut. Ketika tokoh utama bernama Thomas muncul, dan tak lama kemudian bertemu Teresa, penghuni pertama The Glade, segalanya menjadi berubah. Seiring percobaan demi percobaan untuk kabur, mereka mulai menemukan kebenaran. Mereka adalah anggota dari sebuah percobaan yang kejam dan besar. 

Dalam "Maze Runner: The Scorch Trials", para gladers, begitu mereka disebut, mulai memahami bahwa mereka tidak sendiri. Ada banyak orang terpaksa berpartisipasi dalam tes ketahanan, dengan berbagai labirin berbeda. Mereka dipilih oleh organisasi WCKD. Tokoh utama Thomas kini telah dianggap sebagai pemimpin bagi Teresa, Minho, Newt, dan kawan-kawan. Thomas tak percaya dengan pesan tentang kebaikan WCKD.

Setelah berhasil selamat dari kompleks tempat mereka tinggal setelah 'diselamatkan', Thomas memimpin orang-orang yang selamat dari labirin serta para penyintas lain, menuju sebuah tempat 'the scorch' (hangus), yaitu gurun pasir yang terlihat seperti tempat tersisa dari dunia ini. 

Saat mencari tempat persembunyian yang aman, pengkhianatan Teresa terkuak. Teresa merupakan bagian dari WCKD, membocorkan lokasi persembunyian The Gladers, sehingga WCKD berhasil menculik WCKD. Thomas tak terima. Dia berjanji akan menghentikan WCKD, sekaligus membunuh Ava Paige, pimpinan WCKD yang kini telah menjadi musuh bebuyutannya. 

Janji Thomas tersebut berusaha dilunasi di "Maze Runner: The Death Cure". Kisah akhir dari trilogi Maze Runner ini menyatukan kembali sebagian besar pemeran aslinya dari pelari The Maze Runner tahun 2014; Dylan O'Brien sebagai Thomas; Kaya Scodelario sebagai Teresa; Ki Hong Lee sebagai Minho; Thomas Brodie-Sangster sebagai Newt; Dexter Darden sebagai Frypan dan Patricia Clarkson sebagai Dr. Ava Paige bersama anggota pemeran yang lebih baru dari Maze Runner: The Scorch Trials; Giancarlo Esposito sebagai Jorge, Rosa Salazar sebagai Brenda, Aidan Gillen sebagai Janson, Barry Pepper sebagai Vince dan Walton Goggins sebagai Lawrence. 

Dengan rangkaian adegan yang seru, action sci-fi ini menyajikan akhir sebuah cerita yang layak diikuti sampai akhir. Penonton, baik yang mengikuti Maze Runner maupun belum, bisa menikmatinya seperti pembaca setia novel berjudul sama, karya penulis James Dashner, sumber adaptasi film ini.

Maze Runner: The Death Cure mulai ditayangkan di bioskp Indonesia pada tanggal 24 Januari 2018.

 

(MAR)