Reimajinasi Pembalasan Dendam Death Wish

• Sunday, 4 Mar 2018 - 13:48 WIB

Amerika Serikat adalah tempat tinggal bagi 125 juta keluarga. 
1 dari 4 orang akan menjadi korban kejahatan.
Bagaimana kalau keluarga anda menjadi korban selanjutnya? 

Metro Goldwyn Mayer Pictures mempersembahkan reimajinasi sutradara Eli Roth atas thriller tentang pembalasan dendam yang pernah rilis tahun 1974, Death Wish. Sutradara Eli sebelumnya terkenal dengan horor yang mengumbar adegan sadis dan kejam. 

Begitu juga dengan Death Wish tahun ini. 

Mempertahankan cerita tentang bapak dari kalangan masyarakat awam, yang hancur hatinya karena anak istrinya direnggut begitu saja oleh penjahat. Kejadian itu memicunya menjadi sosok dingin yang berusaha membeli dan mempelajari penggunaan senjata api. Entah kebetulan atau tidak, tetapi latar ini dekat dengan perdebatan tentang pengendalian senjata api yang mengemuka di AS pascapenembakan massal di SMA wilayah Florida.

Dalam Death Wish, ahli bedah dr. Paul Kersey (Bruce Willis) telah terbiasa menangani operasi luka tembak atau kekerasan akibat tindak kriminalitas. Tak hanya korban, dr. Kersey juga sering menyelamatkan nyawa penjahat. Bertugas di rumah sakit kota rawan kriminalitas, Chicago, kesibukan di ruang gawat darurat adalah kesehariannya. 

Sampai kejahatan menimpa keluarganya. Rumah asrinya di pinggir kota, dirampok sekelompok orang bersenjata. Istri dan putri tunggalnya jadi korban. 

Dengan beban kerja polisi yang terlalu banyak, dr. Kersey tak bisa percaya begitu saja dengan penegak hukum. Tetap mengendalikkan emosinya, dia ingin menegakkan keadlian dengan caranya sendiri. Belajar merakit senjata, menyembuhkan sendiri luka yang dialaminya, dan mencari tahu keberadaan target lewat potongan-potongan informasi yang dia kumpulkan sendiri.

Tampil sebagai sosok misterius yang viral di media sosial dan media massa, dibicarakan dalam talk show radio-radio lokal, dr. Kersey membantu korban usaha pencurian, penculikan, pelecehan. Bertindak main hakim sendiri, dia dijuluki malaikat penjaga sekaligus pencabut nyawa. 

Kemarahan dan takdir muncul silih berganti, membawa dr. Kersey lebih dekat dalam pengungkapan sejumlah orang yang terlibat dalam kejahatan terhadap keluarganya. 

Berpacu dengan pengungkapan polisi yang mulai mencurigainya, dr. Kersey harus bisa menyelesaikan urusannya tanpa perlu menjadi tersangka selanjutnya.

Genre: action, thriller

Durasi: 1 jam 47 menit 

Sutradara: Eli Roth (Cabin Fever, The Green Inferno)

Pemain: Bruce Willis (Die Hard, The Expendables), Vincent D'Onoforio, Dean Norris, Elisabeth Sue

Mulai tayang di bioskop Indonesia: 3 Maret 2018

(MAR)