Mengenal Kediaman Winchester

• Saturday, 17 Mar 2018 - 14:40 WIB

Genre: Supernatural Thriller

Penulis: Tom Vaughan (Victoria, Doctor Foster), The Spierig Brothers (Jigsaw, Predestination)

Sutradara: The Spierig Brothers (Jigsaw, Predestination)

Produser: Tim McGahan (Predestination) and Brett Tomberlin (Ellen: The Ellen DeGeneres Show)

Pemain: Helen Mirren (The Queen, Woman in Gold), Jason Clarke (Mudbound, Zero Dark Thirty), Sarah Snook (Steve Jobs, Jessabelle), Angus Sampson (Insidious, Mad Max: Fury Road), Finn Scicluna-O’Prey (True Story with Hamish & Andy, The Secret River).

Durasi: 1 jam 40 menit

Mulai tayang di bioskop Indonesia: 14 Maret 2018

Diinspirasi dari kejadian nyata, "Winchester" berlatar kediaman yang diklaim paling berhantu di dunia. Terletak di San Jose, sekitar 50 kilometer di luar San Francisco, bangunan mewah pada zamannya itu dibangun oleh Sarah Winchester (Academy Award®-winner Helen Mirren). 

Kekayaan Sarah dari perusahaan keluarga produsen senjata Winchester Reapeting Arms Company, dipakainya untuk membangun terus menerus rumahnya, ruangan demi ruangan, siang malam, tanpa henti bertahun-tahun. Menghasilkan bangunan tujuh lantai yang terdiri dari ratusan ruangan, sedikit tak beraturan. Orang umum mengenalnya sebagai monumen mengerikan bagi perempuan gila. 

Namun Sarah tak mendesain hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk keponakannya atau untuk psikiater bermasalah Doctor Eric Price, yang sengaja dipanggil ke rumah. 

Dipenuhi kedukaan berkepanjangan setelah ditinggal mati suami dan anak satu-satunya, Sarah sebenarnya membangun penjara, sebuah perantara bagi ratusan hantu penuh dendam, dengan yang terseram di antaranya ingin menetap bersama Winchester. 

Menekankan pada sosok Sarah sebagai pemimpin rumah tangga, film ini juga menggambarkan seluk beluk Winchester Mystery House yang masih menjadi obyek wisata sampai sekarang. 

Dikisahkan saat gempa bumi terbesar di sepanjang sejarah AS tahun 1906, dalam dialog-dialognya di antara adegan menegangkan, juga terselip pesan tentang bahayanya kekerasan dan penyalahgunaan senjata. 

(MAR)