Jokowi Minta Modernisasi Tak Abaikan Nilai-Nilai Agama dan Budaya

• Thursday, 19 Apr 2018 - 14:37 WIB

JAKARTA - Perancang busana muslim di Indonesia dinilai harus membuka diri atau memodernisasi terhadap perkembangan zaman yang begitu cepat. Saat ini, gaya berbusana telah menjadi tuntutan masyarakat, khususnya generasi milenial yang ingin teknologi atau lifestyle terkini.

"Kita hidup di era lifestyle. Apa konsekuensi semua ini? Salah satunya adalah laju perubahan yang sangat cepat. Perkembangan dan perubahan di seluruh dunia yang sangat cepat dan semakin luar biasa," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Peresmian Pembukaan Muslim Fashion Festival (Mufest) Indonesia Tahun 2018 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

Menurut Jokowi, Muslim Fashion Festival sudah digelar oleh berbagai negara. Salah satunya di Riyadh, Arab Saudi dengan Saudi Fashion Week.

Saudi Fashion Week diketahui merupakan pergelaran busana muslim yang pertama kali digelar di Arab Saudi. Bahkan, negara lain juga telah menerapkan hal yang sama.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, modernisasi dapat dilakukan untuk meraih simpati dari generasi muda, karena generasi penerus di seluruh dunia menuntut teknologi, lifestyle terkini. Namun, ia mengingatkan modernisasi tak boleh mengabaikan nilai-nilai agama.

"Jangan sampai kita lepas dari nilai-nilai keagaman kita, akar-akar kebudayaan dan tradisi yang kita punyai," tegasnya.

Industri kreatif di bidang fashion memainkan peranan yang sangat penting bagi generasi bangsa. Pasalnya, industri fashion sangat digandrungi oleh anak muda.

"Saat ini, ratusan juta orang di Asia, Amerika, Afrika Selatan, Timur Tengah dan di Indonesia sendiri sedang dalam proses naik kelas, middle class. Yang penuh dengan gaya hidup," ucap dia.

Industri busana muslim, sambung Jokowi, sangat cocok bagi Indonesia. Apalagi, rancangan busana muslim asal Indonesia telah diakui dunia. Dengan begitu, masyarakat dapat mengembangkan industri ini agar Indonesia dapat menjadi pusat perkambangan fashion muslim dunia.

"Setiap kali saya keliling dunia banyak ketemu orang, selalu mereka mengatakan pada saya busana muslim rancangan Indonesia sangat digandrungi," pungkasnya.

(Ari)