Alat Berat Dikerahkan di Jalur Longsor Riau Sumatera Barat

• Thursday, 19 Apr 2018 - 17:48 WIB

PEKANBARU - Pasca ambrolnya sebagian tebing yang menutup Jalan Lintas Barat kilometer 78 Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau arus lalu lintas tersendat. Untuk membersihkan material batuan, alat berat pun dikerahkan.

Alat berat ini bekerja di jalur longsor yang menghubungkan Riau dengan Provinsi Sumatera Barat didatangkan oleh Dinas Prasarana Umum (PU) Pemkab Kampar. Saat ini alat berat dalam perjalan dari Bangkinang, Ibu Kota Kabupaten Kampar ke Desa Merangin.

"Ada dua alat berat yang dikerahkan untuk pembersihan material bebatuan yang menutup badan jalan. Ada alat berat yang berukuran besar dan sedang," ucap Kasat Lantas Polres Kampar AKP Wan Mantazakka Kamis (19/4/2018).

LongsorEvakuasi Longsor di Jalur Riau Sumatera Barat (foto: Banda H Tanjung/Okezone)

Untuk melakukan pembersihan material jalan, sebut Wan, dibutuhkan waktu sekitar 3 jam. Akibat adanya tumpukan material batu yang cukup besar di badan jalan, arus lalu lintas ke dua arah terganggu.

Untuk mengatur arus lintas, pihak kepolisian melakukan pengalihkan arus. Untuk kendaraan dari arah Sumatera Barat menuju Riau diarahkan melewati Simpang Pulau Gadang dan keluar di Desa Sei Silam kemudian menuju Rantau Berangin atau sebaliknya.

"Namun untuk kendaraan yang bertonase besar sebaiknya menunggu dulu perbaikan jalan. Sebab jalan alternatif yang melalui Desa Pulau Gadang kurang memadai untuk dilewati kendaraan tonase besar,"imbuhnya.

Longsor di jalur lintas Riau Sumatera Barat terjadi pagi tadi. Peristiwa ini disebabkan karena beberapa bagian tebing di tepi jalan ambrol. Kawasan di sekitar Desa Merangin Kecamatan Kuok ini memang rawan longsor.

Ini karena daerah tersebut terdiri dari tebing tebing. Adanya aktivitas pengambilan batu tebing disinyalir sebagai salah satu penyebab sering terjadi longsor.

(fid)