Tol Jakarta-Surabaya Dipastikan Bisa untuk Mudik 2018

• Wednesday, 25 Apr 2018 - 13:20 WIB

TEGAL - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi hari ini melakukan kunjungan kerja ke daerah Jawa Tengah. Dalam kunker ini, Menhub akan menjadi pembicara dalam acara dialog Nasional Indonesia Maju. Dialog pertama dilakukan di Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.

Menhub menjelaskan, menjelang mudik, pemerintah melakukan banyak hal agar bisa berjalan dengan lancar dan lebih baik dari tahun lalu. Pengaturan pun dilakukan dengan mengeluarkan aturan, serta kerjasama dengan pihak terkait untuk pengawasan di lapangan.

"Menjelang mudik kita lakukan banyak kegiatan, ingin saya sampaikan akan ada jalan tol dari Jakarta ke Surabaya. Selama ini terputus hanya sampai Cikampek, sekarang terhubung," ungkapnya di Slawi, Tegal, Jawa Tengah, Rabu (25/4/2018).Perbaikan Jalur Puncak di Ciloto Ditargetkan Kelar Sebelum Mudik Lebaran

"Ini bisa memanfaatkan ekonomi, karena bisa seminggu sekali pulang karena sekarang dari Jakarta ke Slawi 5 jam dari sebelumnya 8 jam. Saya kerjasama dengan kapolri dan polres agar mudik berjalan dengan baik. Ini dilakukan semua untuk masyarakat," tambah dia.

Di depan masyarakat Slawi, Menhub juga memaparkan banyak hal yang telah dilakukan Kementerian Perhubungan sesuai dengan perintah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Di antaranya, revitalisasi serta pembangunan bandara baru dan tol laut.

"Presiden Jokowi harapkan rakyat Indonesia semakin cerdas dan makin pintar. Apa yang dilakukan oleh Kemenhub, kita ingin persatukan Indonesia dari Sabang-Marauke. Kita membangun yang namanya lapangan udara. Di Utara, di Sulawesi Utara di Pulau Rote ada dibangun bandara. Ini kebanggaan, banyak yang dilakukan, tol laut juga," ucapnya.

Pembangunan Bandara dilakukan terutama di daerah yang mempunya banyak masyarakat yang bepergian serta juga di daerah yang memiliki potensi wisata yang baik. Dengan demikian maka harus dibangun bandara agar bisa menarik investor lebih banyak lagi.

"Di Soekarno-Hatta dibangun bandara besar sekali. Selama ini kita minder dengan negara lain seperti Singapura tapi sekarang kita sama. Kita bangun bandara besar dan membanggakan semua. Itu tujuan pemerintah," jelasnya.

Kemudian, untuk tol laut dilakukan guna memberikan kesetaraan harga barang bagi masyarakat Timur dan Barat. Pasalnya selama ini tanpa tol laut harga barang di Wilayah Timur jauh lebih mahal.

"Atas instruksi presiden Jokowi untuk membawa barang-barang ke Papua, Sulawesi dan Maluku dan untuk memastikan harga barang sama dengan di sini, karena kan di sini barang murah di sana mahal. Tapi Alhamdulillah sekarang barang lebih murah 30%," tukasnya.

Perbaikan Jalur Puncak di Ciloto Ditargetkan Kelar Sebelum Mudik Lebaran

(mrt)