KPAI Akan Pantau Penyelidikan 2 Bocah yang Tewas saat Bagi-Bagi Sembako di Monas

• Wednesday, 2 May 2018 - 11:54 WIB

JAKARTA - Acara pembagian sembako yang digelar oleh Forum Untukmu Indonesia di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, menelan korban jiwa. Sebanyak dua anak meregang nyawa karena diduga terinjak-terinjak saat mengantre pembagian sembako. Dua anak yang tewas itu yakni R (10) dan M (11).

Merespon hal itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan segera memanggil panitia penyelenggara untuk mendalami penyebab tewasnya dua bocah asal Pademangan Barat, Jakarta Utara, itu. "Jumat 4 Mei 2018 kita jadwalkan pemanggilan terhadap panitia penyelenggara," kata Wakil Ketua KPAI Rita Pranawati saat dikonfirmasi Okezone, Rabu (2/5/2018).

 

Pembagian SembakoPembagian Sembako di Monas Ricuh (foto: Ist)

Rita menuturkan, ke depan kegiatan-kegiatan pembagian sembako, sedekah, sebaiknya para pemberi mendatangi rumah, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sebagaimana pernah terjadi pada pembagian zakat beberapa tahun yang lalu. Dia menambakan, pihaknya juga akan memantau penyelidikan kasus bagi-bagi sembako di Monas yang menewaskan 2 bocah tersebut.

"Kami berharap ini adalah kejadian terakhir pelibatan anak dalam kegiatan sosial yang berakhir dengan meninggalnya ananda," jelas dia.

KPAI berharap bahwa orangtua perlu menyadari kondisi anak-anak yang masih rentan dan tidak bisa dilibatkan dalam kegiatan politik, serta kegiatan sosial yang berbentuk kerumunan. Apalagi kegiatan tersebut berpotensi terjadi kerusuhan, intimadatif maupun konflik.

"Prioritas perlindungan anak menjadi yang utama dan orang dewasa perlu memprioritaskan hal ini mengingat anak belum bisa mengukur dampak keterlibatannya pada kegiatan-kegiatan yang ia ikuti. Kepada kepolisian, investigasi mendalam terkait kejadian ini tetap penting untuk diikuti," tegas Rita.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno menyebut dua bocah meninggal ketika menghadiri kegiatan pembagian sembako yang digelar oleh Forum Untukmu Indonesia di Monas, pada Sabtu 28 April 2018.

"Harus kehilangan nyawa karena berdesak-desakan dan ada investigasi lanjutan berkaitan dengan penyebab dari kematian kedua korban," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin 30 April 2018.

Sandiaga memastikan bakal berkordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengusut tuntas permasalahan tersebut. Sebab, dirinya cukup geram ketika mengetahui adanya korban jiwa dari penyelenggaraan acara tersebut.

Namun, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono membantah kalau dua bocah tewas akibat berdesak-desakan di acara pembagian sembako. "Kita temukan tidak ikut mengantre ," ujarnya, Selasa 1 Mei 2018.

 

(fid)