Kecukupan Zat Gizi Mikro Penting Untuk Tumbuh Kembang Anak

• Wednesday, 1 Aug 2012 - 11:38 WIB
Jakarta - Masalah kecukupan gizi mikro yaitu vitamin dan mineral, termasuk zinc masih menjadi tantangan dalam mendukung tumbuh kembang anak Indonesia secara optimal, dan jika tidak diatasi akan memberi dampak buruk dalam jangka panjang. Persoalan ini menjadi pokok bahasan dalam acara Nutritalk Sarihusada hari ini.
 
Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Ir Hardiansyah mengatakan, semua zat gizi penting bagi tubuh, namun kekurangan zat gizi mikro yang hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit namun penting, seringkali tidak disadari. Berdasarkan studi masalah gizi mikro di 10 provinsi oleh Kementerian Kesehatan, menunjukkan bahwa angka prevalensi balita kurang zinc sebesar 32 persen.
 
Menurutnya, kekurangan zat gizi mikro, vitamin, mineral dan sekelumit, seringkali tersembunyi dan tidak disadari, namun jika tidak segera diatasi bisa membawa dampak buruk dalam jangka panjang.
 
“Zat gizi mikro memiliki peran untuk membantu pertumbuhan tulang, gigi, sel, pencernaan dan metabolisme, pembentukan imunitas, tekanan darah dan cairan tubuh serta pengendalian syaraf. Oleh karen itu kecukupan zat gizi mikro sangat penting terutama untuk ibu hamil dan anak-anak balita” tegas Hardiansyah dalam Nutritalk di Hotel Sultan Jakarta, (31/07).
 
Ia menjelaskan, kekurangan zat gizi mikro lebih sering terjadi , terutama kekurangan kalsium, zat besi, zinc, asam folat, B12, C dan D pada anak, perempuan dan ibu hamil.  “Kekurangan ini seringkali diakibatkan karena diet, pola makan miskin sumber pangan hewani dan buah. Tanpa pangan hewani dan sayur, akan sulit memenuhi kecukupan asupan zat gizi mikro” tambahnya.
 
Defisiensi zat gizi mikro dalam jangka yang lama dapat memberikan dampak malnustrisi yang nantinya akan mempengaruhi peningkatan angka kesakitan dan kematian, serta mempengaruhi gangguan yang serius pada tumbuh kembang anak.

Sementara itu, PT Sari Husada, perusahaan penyedia produk pelengkap gizi untuk ibu dan anak terus melakukan upaya edukasi gizi dan kesehatan masyarakat salah satunya acara bulanan nutritalk yang menghadirkan para pakar bidangnya.

Corporate Affairs and Legal Director Sarihusada, Yeni Fatmawati mengatakan, pihaknya akan terus melakukan upaya edukasi gizi ke masyarakat melalui aneka kegiatan sosial, bekerjasama dengan berbagai pihak yang memliki kepedulian yang sama.

Beberapa kegiatan sosial yang dilakukan antara lain Ayo Melek Gizi bekerjasama dengan PKPU, Warung Anak Sehat berkolaboriasi dengan Dompet Dhuafa, serta Ayo Melek Gizi Connect bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor dan beberapa program lainnya yang telah memberikan manfaat bagi  lebih dari 150.000 Ibu dan anak dalam 3 tahun terakhir. (ANP/MKS)