Paus Terdampar Menjadi Tontontonan Warga

• Thursday, 2 Aug 2012 - 13:44 WIB

YOGYAKARTA - Masyarakat kawasan Pantai Baru, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, kemarin malam dikejutkan dengan terdamparnya ikan paus dengan bobot lebih dari 3 ton dalam kondisi hidup sekitar pukul 18:00 WIB, yang akhirnya mati dan menjadi tontonan warga.

Dari pantauan Sindoradio, ratusan orang pagi hingga siang ini memadati pantai untuk melihat kondisi Ikan yang berwarna hitam dan ada bintik berwarna putih tersebut dan saat ini kondisinya sudah mati. Garis polisi yang terpasang ditrobos masyarakat yang ingin melihat dari jarak dekat.

Muhammad Daud, Anggota Tim sar Pantai Baru, mengatakan, " Saat terdampar Rabu petang ikan paus dalam kondisi masih hidup namun sekitar pukul 22:00 mati ".

Dikatakannya dengan kondisi ikan paus tersebut belum dipastikan akan dikubur atau ditenggelamkan kembali ke laut, karena masih menunggu dinas kelautan dan perikanan bantul.

Pemerintah Kecamatan Srandakan, meminta agar paus yang mati terdampar agar diawetkan untuk obyek wisata di Pantai Baru. Permintaan dari pemerintah tersebut langsung ditanggapi oleh sejumlah aktivis pecinta binatang dari Animal Friends Jogja.

Menurut koordinator Animal Friends Jogja Bandis mengatakan sesuai dengan undang-undang No 5 tahun 1990 tentang perlindungan satwa liar, ikan paus yang terdampar tidak boleh diawetkan apalagi dikonsumsi.

Ikan hiu paus yang mati tersebut diduga berkelompok mencari makan dibibir pantai berupa ikan teri dan plangton. Namun karena terpisah dengan kawanannya, kemudian terdampar dipantai.

Bandis menambahkan ikan hiu paus yang terdampar mempunyai panjang sekitar 14 meter, lebar badan ikan 3 meter dan bobot sekitar 4 ton. Kemarin malam, sudah dicoba untuk dievakuasi oleh 100 orang namun badan hewan tersebut tidak bergerak. (M. Yuwono/MKS)