DPRD Sumsel Lobi Hatta Muluskan Rel Double Track

• Friday, 3 Aug 2012 - 15:13 WIB

Palembang - Pasca pertemuan dengan Menko Perekonomian dan Kementerian PU di Jakarta kemarin, Komisi IV DPRD Sumsel berencana akan lakukan pertemuan lanjutan dengan Komisi V DPR RI beserta Badan Anggaran DPR RI. Pertemuan tersebut perlu dilakukan sebagai upaya Komisi IV DPRD Sumsel memperjuangkan terealisasinya pembangunan double track di Sumsel.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, Edwar Jaya di gedung DPRD Sumsel hari ini.

Dikatakan Edwar, anggaran untuk pembangunan double track dari Lahat menuju TAA harus bisa masuk dalam APBN, untuk itu perlu kita kawal saat pembahasan oleh Komisi V dan Banggar DPR RI nantinya.

"Pasca pertemuan dengan Menteri Perekonomian upaya kita selanjutnya adalah menghadap Komisi V DPR RI untuk memperjuangkan anggaran ini masuk, selanjutnya ke Badan Anggaran DPR RI. Disini kita akan lakukan lobi-lobi politik karena kita masing-masing punya fraksi." katanya.

Ditambahkan politisi Partai Golkar ini, anggaran pembangunan double track ini harus sudah masuk dalam pembahasan APBN pada Oktober mendatang, meskipun tidak keseluruhan jalur yang dialokasi, minimal mulai dari stasiun Simpang hingga TAA sebesar Rp 4 trilliun.

"Harapan kita Oktober ini pembahasan APBN, rencana pembangunan double track sudah masuk minimal dari Stasiun Simpang hingga TAA sebesar Rp 4 trilliun." ungkapnya.

Untuk terwujudnya pembangunan double track yang diyakini bisa membawa kesejahteraan rakyat di Sumsel ini, Edwar pun meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar perjuangan komisi IV DPRD Sumsel dapat berhasil memperjuangakan anggarannya agar masuk dalam APBN.

"Kita berharap doa dan dukungan masyarakat Sumsel agar perjuangan kita bisa berhasil." ungkapnya.

Menurut Edwar, pihaknya yakin dan percaya apabila ini berhasil akan lebih mensejahterakan rakyat Sumsel, disamping menambah PAD juga akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Sumsel.

"Jika ini berhasil maka akan lebih mensejahterakan rakyat Sumsel, disamping menambah PAD juga akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Sumsel. Harapan kita putra daerah lebih mendapatkan peluang untuk memperoleh pekerjaan di Tanjung Api-api." bebernya. (Morina/MKS)