Mahkamah Konstitusi Berwenang Untuk Memutus Sengketa Kewenangan Antara Polri Dan KPK

• Monday, 6 Aug 2012 - 12:34 WIB

Jakarta - Pakar Hukum Tata Negara sekaligus Mantan Menteri Kehakiman dan HAM, Yusril Ihza Mahendra, hari ini datang ke Divisi Hukum Mabes Polri.  Kedatangannya hari ini, merupakan undangan dari Kabareskrim Mabes Polri, Komisaris Jendral Polisi Sutarman, untuk melakukan analaisis terkait persoalan perselisian antara KPK dan Polri, serta mencari titik terangnya untuk mengatasi masalah ini.

Setelah usai melakukan pertemuan dengan Komisaris Jenderal Poloso Sutarman, Yusril Ihza Mahendra menyatakan, pihaknya dimintai pendapat bila masalah polisi dengan KPK tidak bisa di selesaikan, apakah itu dapat di bawa ke Mahkamah Konstitusi. Menurutnya, ini adalah alternatif terakhir apabila kedua belah pihak tidak bisa berkompromi lagi dan presiden tidak berdaya mengatasi perselisihan antara kedua lembaga penegak hukum. Pihaknya yakin, bahwa Mahkamah Konstitusi berwenang untuk memutus sengketa kewenangan antara polri dengan KPK.

Yusril menambahkan, terkait sikap apa yang harus dilakukan presiden, pihaknya menjelaskan bila presiden mempunyai kewibawan tentunya presiden bisa berbicara kepada kedua institusi tersebut baik itu kepada kapolri maupun KPK. (TTS/MKS)