Dua Ilmuwan Indonesia Berbakat Terpilih

• Friday, 29 Jun 2018 - 17:16 WIB

Jakarta – Kedutaan Besar Amerika Serikat mengucapkan selamat kepada Dr. Ahmad Agus Setiawan dan Dr. Muhammad Makky yang terpilih untuk mengikuti ASEAN Science and Technology (S & T) Fellowship  tahun 2018/2019, yang disponsori oleh Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), ASEAN dan ASEAN Foundation. Dr. Setiawan dan Dr. Makky dipilih karena rekam jejak prestasi serta potensinya untuk memajukan penyusunan kebijakan berbasis sains di ASEAN.

Sebagai dosen di Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika di Universitas Gadjah Mada, Dr.Setiawan saat ini berkontribusi pada perumusan rancangan peraturan pemerintah tentang energi terbarukan untuk Daerah Istimewa Yogyakarta. Dr. Makky adalah dosen dan koordinator Penjaminan Mutu di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di Universitas Andalas.

ASEAN S & T Fellowship memberikan kesempatan bagi para ilmuwan muda dan madya dari negara-negara anggota ASEAN untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan analitis dalam memecahkan tantangan kebijakan publik. Para penerima fellowship ditempatkan di berbagai kementerian atau lembaga lain di negara asalnya selama setahun untuk meningkatkan kapasitas teknis lembaga tersebut dalam membuat keputusan kebijakan berdasarkan data dan informasi yang dapat mengatasi berbagai masalah sulit yang dihadapi di wilayah tersebut. Para penerima fellowship akan mencurahkan waktu, pengetahuan dan keterampilannya untuk mendorong para penyusun kebijakan menggunakan lebih banyak pendekatan berbasis sains dalam penyusunan kebijakan dan pengambilan keputusan. Fellowship ini mengikuti Rencana Aksi ASEAN tentang Sains, Teknologi, dan Inovasi tahun 2016-2025 dengan berfokus pada prioritas berikut: perubahan iklim, energi berkelanjutan; dan ilmu pengetahuan, teknologi,serta kebijakan inovasi.

Melalui proses aplikasi yang kompetitif, Dr. Setiawan dan Dr. Makky dipilih oleh para ahli dari Divisi Sains dan Teknologi Sekretariat ASEAN, USAID dan U.S. Mission to ASEAN. Setelah terpilih, keduanya bergabung dengan 15 orang lainnya dari Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Burma, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam dalam satu kelompok. Kegiatan pertama para penerima fellowship adalah orientasi dan lokakarya pada tanggal 25-30 Juni 2018, di Jakarta, Indonesia.

Untuk tahu lebih jauh tentang ASEAN S & T Fellowship, gabung dengan @ASEANFoundation dan @ USMission2ASEAN serta # ASEANSTFellow2018 di Instagram, Twitter, dan Facebook.

Tentang the ASEAN Foundation

Tiga dekade setelah ASEAN dibentuk, para pemimpin ASEAN mengakui bahwa: masih ada kesejahteraan bersama, kesadaran tentang ASEAN dan hubungan di antara masyarakat ASEAN yang masih belum memadai. Keprihatinan ini mendorong para pemimpin ASEAN mendirikan ASEAN Foundation di Jakarta, Indonesia saat pertemuan untuk memperingati hari jadi ASEAN ke-30 tahun di Kuala Lumpur, Malaysia, pada tanggal 15 Desember 1997. ASEAN Foundation adalah organisasi dari dan untuk masyarakat ASEAN. Yayasan ini ada karena satu visi: untuk membangun Komunitas ASEAN yang kohesif dan sejahtera. Sebagai badan ASEAN, Yayasan ini bertugas untuk mendukung ASEAN terutama dalam mempromosikan kesadaran, identitas, interaksi dan pengembangan masyarakat ASEAN.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:http://aseanfoundation.org/

Tentang USAID

USAID memimpin berbagai upaya Pemerintah Amerika Serikat dalam pembangunan internasional dan respons kemanusiaan untuk menyelamatkan jiwa, mengurangi kemiskinan, memperkuat pemerintahan yang demokratis dan membantu mitra membuat kemajuan setelah bantuan selesai. Amerika Serikat bermitra dengan ASEAN untuk mendukung integrasi ekonomi, memperluas kerjasama maritim, memupuk para pemimpin yang muncul, mempromosikan peluang bagi perempuan dan mengatasi tantangan transnasional. Melalui kerja sama USAID dengan ASEAN, Amerika Serikat mengatasi akar penyebab kemiskinan dan ketidakstabilan dan pada saat yang sama memperkuat landasan bagi kemakmuran dan keamanan. AS dan ASEAN merayakan 40 tahun kemitraan pada tahun 2017.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:https://www.usaid.gov/ atau hubungi Communications Specialist USAID Swiny Andina di sandina@usaid.gov.

(*)