Festival Makanan dan Konten Korea di Jakarta Dipadati Ribuan Pengunjung

• Sunday, 2 Sep 2018 - 23:01 WIB

Jakarta – Bertepatan event Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, Food & Content Festival Korea juga digelar dari 18 Agustus sampai hari 2 September 2018 ini di FX Senayan, Jakarta. Event yang memanjakan pecinta kuliner dan games Korea ini, ternyata berhasil memikat ribuan pengunjung. Hal tersebut karena beberapa kontent seperti games, kuliner serta entertaiment termasuk kebudayaan Korea pun ditampilkan dalam festival tersebut.

"Kami bangga dan bersyukur Korea bisa ikut ambil bagian dalam memeriahkan Asian Games 2018. Dimana dalam Festival ini kami berhasil menggaet ribuan pengunjung yang kebetulan hadir disekitar Senayan. Dan dengan adanya festival ini, kami berharap bisa lebih memperkenalkan kebudayaan, tradisi serta tekhnologi yang ada di Korea," ungkap Greg NamGol Kim selaku Director Global Bussiness Division Korea Creative Conten Agency di FX Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (2/9/2018).

Menurut Kim, selain bisa mencoba dan mencicipi kuliner khas Korea yang disajikan oleh para koki terbaik Korea. Pengunjung yang hadir di pagelaran tersebut, juga memukau pengunjung karena bisa mencoba beberapa konten game yang dilakukan dalam sebuah simulator Game. Bahkan kuliner khas dan baju korea pun ditampilkan di ajang ini.

Karena animo masyarakat terhadap kuliner maupun kesenian Korea, maka Pihak Korea bekerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berencana menggelar pameran bertemakan Korea yang lebih besar pada Oktober mendatang dengan akan melengkapi berbagai konten yang ada di pagelaran kali ini.

"Bulan Oktober nanti, Pemerintah Korea bersama para stakeholder Badan Ekonomi Kreatif Korea akan menggelar festival Korea yang lebih besar di kawasan Kota Casablanca. Dalam festival mendatang, kami akan melengkapi konten-kontennya lebih lengkap dimana akan menghadirkan tradisi, musik K-Pop dan juga film korea yang lebih lengkap. Bahkan kami berencana akan menggandeng 4 musisi ternama Korea untuk lebih menggairahkan pariwisata dan ekonomi di Korea," jelasnya. (ANP)