Mendes: Dana Desa 2019 Akan Difokuskan Pemberdayaan Ekonomi

• Sunday, 4 Nov 2018 - 19:28 WIB

Tangerang - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo memastikan dana desa untuk 2019 akan ditambah hingga Rp 70 triliun.

 

Disela-sela Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa 2019 dan Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Banten, Mendes mengatakan, penambahan dana desa merupakan komitmen dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membangun desa.

 

Ia mengatakan, pembangunan desa saat ini tidak hanya terfokus pada infrastruktur, tetapi juga mulai beralih kepada peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan ekonomi desa. Terkait peningkatan SDM, pemerintah telah memberikan pelatihan secara serentak kepada 433 kabupaten atau kota di Indonesia.

 

Selanjutnya ia mengatakan dana desa juga bisa digunakan untuk pengembangan inovasi desa, terutama pengembangan ekonomi. Menurutnya, pengembangan dan pemanfaatan inovasi sangat diperlukan untuk menunjang produktivitas desa.

 

"Sekarang selain ada pendamping desa, juga ada pendamping inovasi desa," katanya.

 

Selain itu, ia menekankan peran IT juga sangat penting dalam memberdayakan potensi desa. Menurutnya, teknologi IT juga diperlukan untuk mempermudah pengelolaan administrasi desa.

 

"Akademi desa 4.0 sudah pakai IT. Pelatihan jadi lebih murah dan efektif. Kemudian Siskeudes (Sistem Keuangan Desa) juga sudah pakai IT. Sudah 94 persen desa pakai Siskeudes. Sehingga penyerapan dana desa bisa lebih efektif," ujarnya.

 

Ia menjelaskan, pada tahun pertama dana desa mencapai Rp 20,67 triliun dengan dana yang terserap 82 persen. Sementara pada tahun kedua, dana desa ditingkatkan dua kali lipat yaitu Rp 46,98 triliun dengan penyerapan 97 persen. Sedangkan tahun ketiga dana desa sebesar Rp 60 triliun dengan target serapan 99 persen.

 

Menurut dia, dengan dana desa, hingga saat ini sudah terbangun 120.000 kilometer jalan desa, kemudian ada puluhan ribu PAUD dan poskesdes didirikan, drainase, posyandu serta 102.000 MCK di bangun di desa-desa.

 

Mendes PDDT meminta pihak desa untuk fokus menggunakan dana desa tahun depan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat desa seperti membangun desa-desa wisata dan juga membuat bank sampah.

"Sehingga masyarakat desa bisa lebih mandiri. Sekarang banyak bank-bank sampah yang dikelola dan menghasilkan keuntungan besar bahkan lebih besar dari dana desa yang digunakan," pungkasnya. (ANP)