Ini Strategi Baru Timnas Indonesia yang Dijanjikan Coach Bima Sakti

• Tuesday, 13 Nov 2018 - 16:51 WIB

JAKARTA, iNews.id – Miskinnya taktik permainan menjadi salah satu hal yang paling disorot saat tim nasional Indonesia kandas 0-1 dari Singapura pada laga pertama Piala AFF 2018 di Stadion Nasional, Kallang, Jumat (9/11/2018). 



Pada laga tersebut, tim Garuda terlalu bergantung pada dua sisi sayap yang diisi Febri Hariyadi dan Irfan Jaya. Alhasil, saat dua lini tersebut dikunci lawan, permainan timnas tak berkembang dan menemui jalan buntu. 



Strategi 4-2-3-1 timnas yang bertumpu pada serangan sayap merupakan warisan dari Luis Milla, arsitek sebelumnya yang tak diperpanjang kontraknya. Namun, taktik serangan lewat sayap itu sudah dibaca lawan. 



Untuk itu, menatap laga-laga berikutnya, Bima berjanji akan membuat pasukannya tampil dengan taktik yang lebih variatif. 



“Ya, itu (strategi) merupakan warisan Milla. Lawan sudah mengantisipasi kekuatan kami di sayap,” ucap Coach timnas Indonesia Bima yang dipercaya PSSI melanjutkan apa yang sudah dibangun arsitek asal Spanyol itu. 



Setelah meladeni Singapura, tim Garuda akan menjamu Timor Leste, Selasa (13/11/2018), sowan ke Thailand, Sabtu (17/11/2018), dan terakhir menghadapi Filipina di Jakarta, Minggu (25/11/2018). 



“Kami sudah menemukan cara lain untuk membongkar pertahanan lawan. Kami akan coba memanfaatkan umpan terobosan dari tengah,” ujar Bima.



Mantan kapten timnas Indonesia di era 1995-2001 itu juga meminta pasukannya lebih kreatif dalam melakukan serangan.



“Kami tak boleh kehilangan akal ketika lawan menutup pertahanannya dengan rapat,” tutur Bima.



Sementara itu, Grab sebagai Official Mobile Platform Partner, berkomitmen menghadirkan dukungan kepada timnas Garuda yang bertanding di AFC Cup U-19 dan AFF Suzuki Cup 2018 dengan mengusung slogan Grab #KobarkanSemangatGaruda #KemenanganItuDekat.

 

Source: iNews.id