Presiden Jokowi Pimpin Rapat Terbatas soal Persiapan Libur Natal dan Tahun Baru

• Friday, 21 Dec 2018 - 22:28 WIB
Foto: Biro Pers Setpres

JAKARTA - Menjelang libur dan perayaan Natal serta Tahun Baru 2019, pemerintah sudah bersiap untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

Siang ini, Jumat, 21 Desember 2018, Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas mengenai persiapan Natal dan Tahun Baru. Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah jajaran terkait dan berlangsung di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Siang hari ini membahas persiapan Natal dan Tahun Baru 2019. Ini adalah rapat rutin yang kita lakukan menjelang hari-hari besar," ujar Presiden.

Kepala Negara mewanti-wanti jajarannya akan tiga hal yang harus dijadikan perhatian. Yang pertama ialah mengenai stabilitas harga serta pasokan komoditas pangan termasuk ketersediaan bahan bakar minyak pada masa libur Natal dan Tahun Baru tersebut.

"Kedua, mengenai kelancaran, kenyamanan, dan keselamatan pengguna transportasi. Kemudian yang terakhir menghadirkan rasa aman pada masyarakat," imbuhnya.

Selain itu, Kepala Negara juga mengingatkan aparat berwenang untuk tetap menjaga situasi dan kondisi keamanan yang kondusif serta kerukunan yang terjalin seperti sekarang ini.

Berbicara setelah rapat terbatas, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa pemerintah sudah mempersiapkan langkah-langkah terkait dengan kelancaran laju transportasi selama libur. Koordinasi di tingkat pusat dan daerah telah dilakukan untuk menunjang hal itu.

"Berkaitan dengan kelancaran, kita sudah melakukan koordinasi di tingkat pusat dan daerah," ucapnya.

Dari sisi kenyamanan dan bertepatan dengan telah dioperasikannya jalan tol Trans Jawa Jakarta-Surabaya, pihaknya juga sudah mempersiapkan sejumlah hal demi kenyamanan para pengguna jalan. Seperti misalnya kemudahan akses kepada kuliner khas daerah yang dilalui.

"Di sepanjang jalan tol baru itu banyak makanan-makanan dari UMKM. Kami membuat secara khusus peta kuliner di kota-kota yang dilalui jalan tol," kata Budi.

Selain itu, pihaknya juga sudah mempersiapkan sejumlah layanan transportasi umum untuk dapat mendukung dan menghadapi puncak arus liburan pada 22 Desember besok. (ANP)