BMKG Prediksi Adanya Gelombang Setinggi 6 Meter Hantui 12 Perairan di Indonesia

• Wednesday, 23 Jan 2019 - 16:43 WIB

JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait prediksi adanya gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia. Prakiraan tersebut untuk 3 hari ke depan.

 

Sebagaimana yang dikutip Okezone dari akun Instagram resmi BMKG, Jakarta, Rabu (23/1/2019), prediksi gelombang tinggi tersebut berlaku dari 23 Januari 2019 pukul 07.00 WIB hingga 26 Januari 2019 pukul 07.00 WIB.

 

“Gelombang tinggi untuk tiga hari ke depan 23-26 Januari 2019. Stay safe dan siaga potensi bencana,” tulis akun @infobmkg.

 

Pola tekanan rendah 1006 hPa yang ditemukan di Samudra Hindia barat daya Lampung dan 1.005 hPa di Laut Timor menjadi salah satu penyebab terjadi gelombang tinggi. Selain itu, angin pun akan bergerak dari barat ke utara dengan kecepatan sekira 4-30 knot.

 

“Pola Angin umumnya dari barat hingga utara dengan kecepatan bervariasi 4-30 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan selatan Jawa Timur hingga NTT, Laut Cina Selatan, Laut Natuna Utara, Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan, Perairan Kepulauan Selayar – Kepulauan Sabalana, Perairan utara Nusa Tenggara, Laut Sumbawa, dan Laut Flores,” tulis BMKG.

 

 Gelombang laut

 

BMKG memprakirakan tinggi gelombang 1.24 hingga 2.5 meter dengan status waspada berpeluang terjadi di 35 perairan, di antaranya:

1. Selat Malaka bagian utara

2. Perairan Lhokseumawe

3. Perairan utara Sabang

4. Perairan Sabang - Banda Aceh

5. Perairan barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai

6. Perairan Bengkulu hingga Barat Lampung

7. Selat Sunda bagian selatan

8. Samudra Hindia Barat Sumatra

9. Perairan selatan Banten hingga Jawa Barat

10. Samudra Hindia Selatan hingga Jawa Barat

11. Perairan Timur Kepulauan Bintan hingga Kepulauan Lingga

12. Selat Karimata

13. Perairan utara Bangka Belitung

14. Laut Jawa bagian barat dan tengah

15. Perairan utara Jawa Barat hingga Jawa Tengah

16. Perairan selatan Kalimantan

17. Perairan Kotabaru

18. Perairan Utara Bali

19. Selat Lombok bagian utara

20. Teluk Bone bagian selatan

21. Selat Makassar bagian tengah

22. Laut Sulawesi bagian tengah dan timur

23. Perairan utara Sulawesi

24. Perairan Bitung – Manado

25. Perairan Kepulauan Sangihe – Kepulauan Talaud

26. Laut Maluku

27. Perairan utara Kepulauan Banggai – Kepulauan Sula

28. Perairan Halmahera

29. Laut Halmahera

30. Perairan utara Papua Barat hingga Papua

31. Samudra Pasifik utara Halamahera hingga Papua

32. Perairan selatan Ambon

33. Laut Banda bagian utara

34. Perairan utara Kepulauan Tanimbar hingga Kepulauan Kei

35. Perairan barat Yos Sudarso

 

Sedangkan, untuk gelombang yang mencapai 2.5 hingga 4 meter dengan status berbahaya berpotensi terjadi di 11 perairan, yakni:

1. Perairan selatan Jawa Tengah

2. Laut Sawu bagian utara

3. Perairan Kepulauan Anambas hingga Kepulauan Natuna

4. Laut Natuna

5. Perairan utara Jawa Timur hingga Kepulauan Kangean

6. Laut Bali

7. Perairan utara Lombok hingga Sumbawa

8. Perairan selatan Baubau – Kepulauan Wakatobi

9. Laut Banda bagian selatan

10. Perairan Kepulauan Sermata – Kepulauan Babar

11. Laut Arafuru

 

Sementara itu, tinggi gelombang 4 hingga 6 meter dengan stastus sangat berbahaya berpeluang terjadi di 12 perairan, yaitu:

1. Perairan selatan Jawa Timur hingga Sumbawa

2. Selat Bali – Selat Lombok – Selat Alas bagian selatan

3. Perairan selatan Pulau Sumbawa

4. Perairan Pulau Sawu hingga Pulau Rote – Kupang

5. Laut Sawu bagian selatan

6. Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga NTT

7. Laut Cina Selatan dan Laut Natuna Utara

8. Laut Jawa bagian timur dan Laut Sumbawa

9. Selat Makassar bagian selatan

10. Perairan Kepulauan Sabalana – Kepulauan Selayar

11. Perairan utara Flores

12. Laut Flores

 

Atas peringatan dini tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terkait adanya gelombang tinggi di beberapa perairan Indonesia. Terutama untuk masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi.

 

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi serta wilayah pelayaran padat seperti Laut Jawa dan Selat Makassar bagian selatan agar tetap selalu waspada,” imbaunya.

 

(rzy)

Source : Okezone.com