Modalku Semakin Gencar Menyalurkan Pinjaman Usaha Kepada UMKM Indonesia

• Wednesday, 23 Jan 2019 - 18:07 WIB

Jakarta,23 Januari 2019  ­­- Modalku genap berusia 3 tahun, untuk itu modalku merayakan pencapaian-pencapaian yang telah diraih selama 3 tahun ini. Pertumbuhan startup peer to peer (P2P) lending ini selama tahun 2018 adalah lebih dari 3 kali pertumbuhan di tahun 2017. Di tahun ini, Modalku telah mencapai total pendanaan sekitar 4 triliyun rupiah di asia tenggara termasuk Singapura,Indonesia dan Malaysia. Dari angka tersebut sekitar 2,2 triliyun rupiah sudah dicairkan untuk usaha mikro,kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia. Hal tersebut menunjukan tingginya respon serta kebutuhan pasar Indonesia akan pinjaman usaha UMKM.

 

Fokus Modalku tahun ini adalah meneruskan visi dengan keyakinan bahwa “semua UMKM layak mendapatkan akses ke pendanaan”. Untuk itu, Modalku menargetkan mencapai sebanyak mungkin UMKM dan akan lebih memperdalam penetrasi untuk produk-produk yang ada. Saat ini, modalku menawarkan bermacam layanan untuk kebutuhan UMKM yang berbeda-beda, termasuk oinjaman UKM, invoice financing yang didasari invoice/ tagihan usaha, dan pinjaman merchant online lewat saldo prioritas. “ sebenarnya fokus modalku di tahun 2019 tetap konsisten dengan visi dan misi kami di tahun-tahun sebelumnya,yaitu menciptakan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Kata Reynold Wijaya CEO Modalku. “Caranya dengan menyediakan pinjaman UMKM untuk perkembangan bisnis usaha local. Hanya saja, kami telah memperkuat message kami untuk tahun ini. ” semua UMKM layak mendapatkan akses ke pendanaan” adalah intisari dari kepercayaan tim selama ini” lanjut Reynold Wijaya.

 

Modalku akan menekankan 3 aspek: (1) compliance atau kepatuhan terhadap hokum.sejak berdiri di tahun 2016, Modalku selalu menaati regulasi yang ada agar pertumbuhan industry P2P lending di Indonesia kuat namun tetap sehat. Compliance akan lebih di tekankan tahun ini agar industri P2P lending semakin terorganisir dan berkomitmen terhadap perlindungan konsumen. (2) e-commerce. Di tahun 2018 kemarin, Modalku meluncurkan Saldo Prioritas bekerjasama dengan Tokopedia sebagai layanan untuk melancarkan arus kas penjual online. (3) kecepatan, kebutuhan utama UMKM saat mencari pinjaman. Tim Modalku akan semakin fokus mendukung kecepatan akses pendanaan untuk menjawab kebutuhan tersebut.

 

Iwan Setiawan salah satu peminjam Modalku dari Perusahaan Adiyasa Kreasindo Jakarta mengatakan bahwa, sebagai pengusaha UMKM,terkadang arus kas kurang lancar. Bukan berarti pendapatan yang buruk,tetapi memang arus kas Usaha kecil tidak selalu bisa di prediksi. Hal tersebutlah yang menjadi masalah ketika kami mencari pinjaman usaha. Di tahun 2016, Perusahaan Adiyasa Kreasindo Jakarta mendaftar untuk pinjaman UMKM di Modalku. Prosesnya cepat dan mudah,tidak memerlukan agunan dan bunganya sangat kompetitif.

 

P2P lending merupakan layanan yang disediakan Modalku, dimana peminjam dan pemberi pinjaman di pertemukan melalui pasar digital. Dengan mendanai pinjaman UMKM, pemberi pinjaman mendapatkan alternatif investasi dengan tingkat return yang menarik, lebih tinggi disbanding deposito dan obligasi, sekaligus ikut serta memberdayakan usaha lokal.

 

Dari sisi pemberi pinjama, Modalku mencatat sebanyak 60.000 akun yang terdaftar dengan 40 % masuk dalam rentang usia milenial, yang merupakan segmen terbesar pemberi pinjaman Modalku karena produk yang di tawarkan intuif bagi mereka. Produknya mudah digunakan, bahkan dapat digunakan kapanpun dan dimanapun dengan mobile app.pemberi pinjaman dapat mendanai UMKM mulai dari Rp.100.000,- per pinjaman. Pendanaan bersifat jangka pendek, yaitu 1-24 bulan (tergantung jenis pinjaman), jadi pemberi pinjaman tidak menunggu terlalu lama untuk mendapatkan kembali pokok dana beserta bunganya.

 

Marco Suswanto adalah pemberi pinjaman yang aktif sejak November 2016 mengatakan bahwa awalnya beliau hanya coba-coba saja karena bisa mulai alternatif investasi dengan nominal yang terjangkau dan tingkat pengembalian yang di terima menarik.Default (gagal bayar) yang di tanggung kecil sebab sudah di arahkan tim modalku untuk melakukan diverifikasi portofolio dengan fitur pendanaan otomatis. Marco Suswanto juga mengatakan dirinya semakin percaya dan semakin banyak mendanai pinjmaman UMKM di modalku karena dengan begitu beliau turut mendukung perkembangan bisnis UMKM Indonesia.

Pencapaian terbesar Modalku di tahun 2018 adalah pendanaan seri B senilai Rp.350 miliar dalam ronde investasi yang di pimpin Soft Bank ventures Asia. Ini adalah pendanaan seri B terbesar yang pernah diraih suatu platform P2P lending di Asia Tenggara. Saat ini, Modalku merupakan platform P2P lending terbesar di Indonesia dan Asia tenggara.

 

Sedikit tentang Modalku, Modalku berdiri sejak tahun 2016 dan merupakan platform pinjaman digital terbesar di indonesia yang menghubungkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan pemberi pinjaman individu dan institusi. Modalku memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge dari Badan PBB (UNCDF-UN Pulse Lab) di tahun 2018. Modalku juga menjadi satu-satunya startup P2P lending dari Asia Tenggara yang mendapatkan penghargaan internasional The Fintech100 dari KPMG dan H2 Ventures,juga masuk Fintech 250 CB Insight.

 

Modalku adalah merek dagang yang dimiliki PT.Mitrausaha Indonesia Grup (perusahaan). Secara hukum,Modalku terdaftar di OJK sebagai penyelengara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan memiliki misi memajukan perekonomian Indonesia dengan mendukung pertumbuhan UMKM melalui kegiatan pinjam meminjam langsung.modalku berkomitmen untuk menjadi pusat informasi di Indonesia,terutama untuk UMKM,Regulator dan pemberi pinjaman.

 

(RDA)