Gunung Karangetang Siaga level III, BPBD Sitaro Mitigas Bencana

• Wednesday, 23 Jan 2019 - 18:05 WIB

SITARO – Masyarakat Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), diajak meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Hal ini berkaitan dengan status Gunung Karangetang yang telah dinaikkan menjadi Siaga level III.


Bukan tanpa alasan, dalam beberapa waktu belakangan aktivitas gunung api yang menjulang setinggi 1.820 meter di atas permukaan laut itu kembali menunjukkan peningkatan sejak Desember 2018 silam. Bahkan sempat meletus kecil pada November 2018. Dan semenjak 20 Desember 2018, status Gunung api aktif tersebut telah dinaikkan.


"Pemda Sitaro juga telah menetapkan status kebencanaan siaga darurat erupsi Karangetang sejak 8 Januari 2019," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sitaro Bob Wuaten, Rabu (23/1/2019).


Dia mengungkapkan, pemkab saat ini terus menggencarkan sosialisasi mitigasi bencana agar warga siap ketika erupsi terjadi. Seperti yang terjadi pada 2015 silam, di mana saat itu, 300 warga Siau diungsikan, 5 rumah rusak berat dan 1 dusun Kola-Kola di Kelurahan Bebali, Kecamatan Siau Timur, tertutup lava.



"Pulau Siau ini sebenarnya wilayah gunung api sehingga permukiman penduduk berada di kaki atau lereng Gunung Karangetang. Jika terjadi letusan yang besar, tentu tingkat ancaman bencananya sangat tinggi," ujar Wuaten.



Dia menuturkan, Siau menjadi salah satu daerah rawan gempa sehingga warga sudah sadar akan mitigas bencana. Hal ini sangat membantu pemerintah setempat dalam melakukan langkah-langkah pencegahan dan kesiapsiagaan bencana seandainya Gunung Karangetan kembali meletus.



Secara rutin melalui program kerja, BPBD Sitaro juga sudah melakukan kesiapsiagaan dan pencegahan berupa peningkatan kapasitas stakeholder khususnya masyarakat melalui sosialisasi, edukasi, advokasi dan simulasi di tingkat kabupaten dan desa.



"Khusus untuk siaga darurat erupsi Karangetang, saat ini sudah dilakukan sosialisasi tentang situasi dan kondisi terkini. Kemudian pembentukan posko siaga darurat dan rencana simulasi erupsi Karangetang. Jadi jika terjadi hujan abu, petugas di lapangan sudah siap bantu distribusikan masker dan kebutuhan lainnya,” tuturnya.

 

Editor : Donald Karouw

Source : iNews