Tingkat Toxic Rokok Elektrik Lebih Tinggi dari Kretek, Benarkah?

• Wednesday, 23 Jan 2019 - 19:51 WIB
Vape

MEROKOK memang bukan lagi kebutuhan tersier, tetapi sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian orang. Beberapa orang harus menghisap satu batang rokok, walaupun mereka tahu apa akibatnya.

 

Seiringnya waktu dan berkembang pesatnya teknologi rokok sudah mulai terganti dengan kehadiran teknologi baru yaitu elektrik rokok atau beberapa orang menyambutnya dengan vape.

 

Rokok elektrik adalah sejenis alat seperti rokok, yang berperan sama pentingnya dengan rokok. Walaupun sama-sama mengeluarkan asap tetapi asap yang dihasilkan dan kandungan yang ada sangat berbeda. Namun apakah rokok elektrik (vape) lebih aman dibandingkan dengan rokok tembakau?

 

Kasubdit Pengendalian Penyakit Kronis dan Degeneratif Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dr Theresia Sandra Diah Ratih, MHA mengatakan bahwa rokok elektrik tidak berbeda dengan rokok tembakau.

 

Bahkan, dia menegaskan rokok elektrik lebih tinggi tingkat toksisitasnya karena diisi berbagai cairan berbahaya dan adiksinya juga tinggi.

 

"Tingkat toksisitas rokok elektrik lebih tinggi karena vape ini diisi berbagai cairan berbahaya dan adiksinya juga lebih tinggi,” papar dr Sandra saat ditemui Okezone.

 

Tidak hanya satu sumber saja, Okezone mencoba cari sumber lain terkait rokok elektrik dengan rokok tembakau. Dr dr Nastiti Kaswandani, SpK(A) salah satunya, dia mengatakan bahwa vape dan rokok sama bahayanya, dan menyangkal bahwa vape lebih aman dibandingkan dengan rokok tembakau.

 

“Siapa bilang vape aman? Vape malah dapat meningkatkan kerentanan terhadap bakteri penyebab pneumonia. Rokok elektrik juga dapat meningkatkan patogen yang resisten dan kebal terhadap obat,” tutur dr Nastiti.

 

Dengan adanya kedua paparan di atas terbukti bahwa rokok elektronik dengan rokok tembakau tidak ada bedanya atau sama-sama membahayakan diri Anda.

 

Dengan banyaknya yang mengira vape menjadi cara terbaik untuk berhenti merokok dan terhindar dari efek samping ternyata itu hal yang salah. Oleh karena itu Anda harus bijak menentukan diri Anda ke depannya.

Source: Okezone.com