Diguncang 38 Kali, Ini Penyebab Rentetan Gempa di Sumba Barat NTT

• Wednesday, 23 Jan 2019 - 20:12 WIB

KUPANG - Badan meteorologi, klimatologi, dan geofisika (BMKG) menjelaskan gempa yang terjadi sejak Selasa 22 Januari hingga Rabu 23 Januari pukul 18.39 WIB berkekuatan 6.0 SR itu merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke Lempeng Eurasia.

 

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di wilayah Sumba Barat ini dibangkitkan oleh sesar naik (Thrust Fault). Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat dan peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di daerah Waingapu, Dompu dan Bima III MMI.

 

Gempa yang terjadi malam ini menjadi bagian dari gempa bumi susulan yang ke 41 kali guncangan berada di episenter koordinat 10,32 LS dan 118,92 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 92 km arah barat daya Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 40 km.

 

BMKG setempat mengeluarkan rilis terbaru dengan jumlah guncangan gempa di Kabupaten Sumba Barat sebanyak 38 kali.

 

Kepala Stasiun Geofisika Waingapu Sumba Timur, Arief Tyastama mengatakan guncangan gempa itu tak berpotensi tsunami. Namun dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada akan gempa susulan yang mungkin saja akan terjadi.

 

Masyarakat juga diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

 

Foto/Okezone

 

Seorang warga Sumba Barat Daya Roli Dunga yang dihubungi Okezone, mengaku gempa yang terjadi tak berdampak. Bahkan guncanganya tak terlalu keras dan tidak terlalu lama.

 

"Tadi saya sedang duduk di dalam rumah bersama anak-anak dan istri saya dan saya merasakan guncangan itu. Namun tak berapa lama lalu berhenti. Karena tak keras dan tak lama maka kami tak perlu lari keluar rumah," kata Roli.

 

Meskipun demikian dia mengaku akan terus mawas diri untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan. "Semoga tak ada lagi gempa susulan dan tak ada bencana lainnya," katanya berharap.

 

(fzy)

Source : Okezone.com