Akibat Banjir dan Tanah Longsor di Gowa, Korban Meninggal Bertambah 20 Orang

• Thursday, 24 Jan 2019 - 13:32 WIB

GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor bertambah menjadi 20 orang.

 

"Hari ini, per tanggal 24 Januari, pukul 11.00 WITA, ditemukan lagi delapan orang. Jadi total sudah 20 yang ditemukan," kata Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, di Kabupaten Gowa, Sulsel, Kamis (24/1/2019).

 

Hari pertama musibah bencana alam atau pada Selasa (22/1/2019), sebanyak enam orang meninggal dunia karena banjir. Kemudian, di hari kedua Rabu (23/1/2019), ada lima warganya tewas tertimbun longsor, plus satu orang baru-baru ditemukan. Totalnya ada 12 orang, ditambah hari ini (Kamis) delapan orang.

 

Delapan orang tersebut dari Kecamatan Bungaya, antara lain Daeng Tola, Daeng Bola, Hamsar, Andri, Daeng Jarung, Hj Naha, H Saeni dan Daeng Leo.

 

Dia mengatakan korban meninggal dunia yang berhasil didata oleh tim penanggulangan bencana di lapangan yakni, Daeng Sadda (65), Lina (30), Ulfa (3), Sri Wahyuni (11) dan Acce (21). Semua korban dari Kecamatan Manuju yang meninggal karena tertimbun longsor.

 

Sedangkan lima korban banjir sebelumnya yakni, Akram Al Yusran (3), warga Pangkabinanga, Rizal Lisantrio (48) warga BTN Batara Mawang, Sarifuddin Dg Baji, serta seorang bayi yang belum teridentifikasi. Lalu, ada dua korban lagi yang belum teridentifikasi.

 

Adapun 17 orang warga yang dinyatakan hilang di Desa Pattalikang, Kecamatan Manuju yakni, Mansyur (45), Lallo, Rahmatiah (45), Daeng Lobo, Yana (10), Nurjannah (33), Asni (35), Sukma (45), Nurhipayah (20), bocah satu tahun Sikran. Kemudian pria paruh baya Daeng Bina (65), bocah satu tahun Rahul, Rapi (30), Basma (40), Bulan (15), Isra (30), dan Daeng Suji (40).

 

Bupati mengatakan semua korban hilang ini adalah warga Kecamatan Manuju yang masih di cari oleh tim gabungan. Adnan menambahkan, dalam musibah itu, selain korban banjir dan longsor, empat sarana infrastruktur jembatan penghubung jugadinyatakan terputus. Satu diantaranya adalah jembatan Bongaya.

 

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Source : iNews