Kerjasama UMB dan Universitas London Lakukan Penelitian Migas

• Monday, 28 Jan 2019 - 19:21 WIB

Jakarta - Universitas Mercu Buana (UMB) bekerjasama dengan Universitas London, Inggris akan melakukan penelitian tentang fraud manajemen minyak dan gas (migas). Penelitian bersama tersebut akan intensif dilakukan pada bulan September 2019.

Prinsipal Investigator Universitas Mercu Buana, Profesor Dana Santosa Saroso, MEngsc, Phd, mengatakan, penelitian yang didanai oleh Universitan London tersebut, akan mengidentifikasi terjadinya ketidaksesuaian sektor industri hulu migas.

"Ini merupakan penelitian bersama antara UMB dan Universitas London mengenai fraud managemen industri hulu migas," tegas Prof Dana di Jakarta, Senin (28/01/2019).

Menurutnya, tim peneliti akan berasal dari mahasiswa, dosen dan perwakilan universitas London, untuk memberi masukan kepada pemerintah tentang masalah fraud manajemen industri migas.

"Penelitian ini murni akademik dengan anggotanya 2 mahasiswa dan 6 orang dosen serta dilakukan di Indonesia," ujarnya.

Ia berharap hasil penelitian itu fapat memperkaya pengetahuan tentang fraud manajemen industri migas dengan hipotesa murni akademik.

"Kami ingin kita punya peta demografi tentang ketidaksesuaian industri migas di Indonesia," katanya.

Sementara itu, Mantan Direktur Pencegahan Informatika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Budi Ibrahim menjelaskan, perlunya pengetahuan yang mumpuni dalam melakukan pemberantasan korupsi di sektor migas. Apalagi menurut Budi, sektor migas sangat rentan terjadinya praktek tindak pidana korupsi.

"Industri ini rentan korupsi dibandingkan sektor lain. Bahkan resiko korupsi lebih menonjol," tambah Budi.

Ia berharap hasil penelitian kerjasama UMB dan Universitas London tersbut dapat membantu KPK untuk mengungkap potensi korupsi di sektor migas.

"Mudah mudahan bisa membantu KPK, karena investasi di migas masuk katagori resiko tinggi" katanya. (ANP)