Inspeksi Mendadak Panglima TNI di Morowali

• Thursday, 14 Feb 2019 - 10:40 WIB

MOROWALI - Morowali adalah sebuah kabupaten di provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia yang merupakan Ibu kota kabupaten sekaligus pusat administrasi terletak di Kota Bungku. Kabupaten ini mempunyai luas sebesar 3037,04 km persegi dan memiliki populasi terbanyak ke-12 di Sulawesi Tengah.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Morowali yang merupakan "Lumbung" nikel dengan kualitas terbaik di Asia Tenggara dan terkenal di mancanegara.

 

Pertambangan nikel menjadi andalan dari perekonomian Morowali. Perusahaan pertambangan nikel di daerah ini menyerap tenaga kerja lokal hingga 30.428 orang hingga akhir 2018.

 

 Panglima TNI di Morowali (Dok TNI)

 

Bersama Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Tito Karnavian, Ph.D., Aster Panglima TNI Asops Panglima TNI, serta segenap Pejabat Daerah Sulawesi Tengah, kehadiran Panglima TNI disambut oleh Pangdam XIII/Merdeka Mayor Jenderal TNI Tiopan Aritonang, Panglima Komando Armada II, Bupati Morowali serta segenap Pejabat wilayah setempat.

 

Adapun kunjungan kerja Panglima TNI kali ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi dan keamanan wilayah Morowali terhadap isu-isu yang berkembang terkait lebih banyaknya Tenaga Kerja Asing (TKA) dibandingkan Tenaga kerja lokal yang bekerja dalam Indonesia Morowali Industrial Park.

 

Namun saat Panglima TNI, Menaker dan Kapolri melaksanakan sidak secara random memeriksa ruangan peruangan yang ada, dari dapur dan sistem penyajian makanan, ruang makan, musala, tempat produksi hingga wisma tempat tinggal para pekerja di PT IMIP tersebut tidaklah benar. Nyatanya hanya sekitar 8% TKA yang bekerja di area tersebut dan tidak berada pada posisi strategis.

 

Tak hanya sekedar meninjau, melainkan Panglima TNI juga berkomunikasi dengan beberapa Karyawan lokal dan TKA serta Panglima TNI dan Rombongan berkesempatan untuk makan siang bersama para pekerja tersebut dilanjutkan dengan salat dzuhur berjamaah.

 

 Panglima TNI di Morowali (Dok TNI)

 

Lebih lanjut dalam dialog hangat antara Panglima dengan Pekerja, mereka menyampaikan bahwa bekerja di sini diberikan waktu untuk melaksanakan Ibadah, untuk makanan juga diberikan gratis dengan standard gizi yang sangat baik, di samping itu untuk kesejahteraan para karyawan diberikan mess dan fasilitas jaringan internet.

 

Lebih lanjut dalam kunjungan kerja kali ini Panglima TNI menyampaikan bahwa kedepannya TNI akan merencanakan membangung Batalyon Infanteri 716. Karena saat ini Morowali hanya memiliki 1 kodim yaitu Kodim 1331.

 

"Melihat tingkat kerawanan yang cukup tinggi dari aspek pertahanan, selain membentuk sebuah Batalyon Infanteri, TNI juga akan Detasemen Arhanud. Namun sebelum itu, kami akan rencanakan menggelar latihan terlebih dahulu dengan mengerahkan Prajurit dari Divisi Infanteri-3 Kostrad yang berpusat di Makasar," Tegas Panglima TNI.

 

Sementara di samping itu, Kapolri menyampaikan bahwa Pencipta dan penyebar berita bohong (hoax) terkait TKA di Morowali telah ditangkap dan berasal dari Bogor Jawa Barat.