Kehabisan Bensin saat Cari Kerja, Askori Nekat Curi Kotak Amal di Masjid

• Monday, 18 Feb 2019 - 14:41 WIB
Ilustrasi Penangkapan (foto: Shutterstock)

BEKASI - Dua orang lelaki pengangguran nekat mencuri kotak amal di sebuah masjid di wilayah Bekasi. Seorang pelaku berhasil ditangkap, sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

 

Pelaku yang berhasil ditangkap diketahui bernama Askori (45), warga Dusun Krambetan RT 01 RW 10, Kelurahan Jogomulyo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Sedangkan pelaku yang masih berstatus DPO bernama Ipul.

 

Awalnya Askori yang tidak memiliki tempat tinggal, sedang beristirahat di Masjid Attin Taman Mini. Kemudian Ipul datang dan mengajak Askori untuk mencari kerja. Kedua pelaku lalu berangkat dengan berboncengan sepeda motor.

 

 

 

Di tengah perjalanan tepatnya di wilayah Jatirahayu, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat, pelaku hampir kehabisan bensin. Karena keduanya tidak memiliki uang untuk membeli bensin, pelaku Ipul lalu mengajak Askori untuk mencuri kotak amal di Masjid Nurul Islam yang berada di RT 06/RW 13.

 

Sesampainya di masjid, Askori pun turun dan langsung menghampiri kotak amal. Sedangkan Ipul menunggu di teras masjid sambil mengawasi keadaan sekitar. Saat Askori hendak membawa kotak amal tersebut, ternyata kotak amal sudah diberi lem perekat sehingga menempel di atas meja.

 

Kemudian pelaku mengambil obeng yang ada di tasnya untuk membuka kotak amal tersebut. Namun saat hendak membuka, aksi pelaku kepergok oleh seorang warga yang menuduhnya maling dan langsung menangkapnya.

 

Warga kemudian menginterogasi pelaku dan mengetahui ada rekannya yang menunggu di teras masjid. Namun, Ipul berhasil kabur.

 

Sementara saat dikonfirmasi, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing membenarkan perihal penangkapan pelaku Askori. Pelaku berikut barang bukti, yakni linggis kecil, obeng, tas ransel warna hitam serta kotak amal, kini sudah diamankan di Polsek Pondokgede.

 

"Satu pelaku berhasil ditangkap dan satu pelaku lagi masih DPO. Pelaku yang ditangkap ini kerjanya serabutan sebagai kuli bangunan," katanya kepada Okezone, Senin (18/2/2019).

 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP Jo Pasal 53 KUHP tentang percobaan Pencurian dengan Pemberatan.

 

"Ancaman hukumannya 7 tahun penjara," tutup Erna.

 

Dangan perbuatan para pelalu tersebut dapat di jerat dgn Percobaan pencurian dgn pemberatan sebagaiamana di maksud dalam rumusan pasal 363 KUHP Jo Pasal 53 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan tahanan.

 

(fid)

Source : Okezone.com