LIPI : Pemerintah Masih Setengah Hati Kembangkan Energi Terbarukan

• Monday, 4 Mar 2019 - 19:30 WIB
Peneliti Pusat Penelitian Ekonomi LIPI, Maxensius Tri Sambodo

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI menilai, kebijakan pemerintah dalam pengembangan Energi Baru dan Terbarukan masih setengah hati. Hal itu terlihat, dari porsi penggunaan batu bara dan energi fosil yang masih sangat besar sebagai energi pembangkit listrik.

 

"Ya, kayaknya pemerintah ini renewable-nya itu masih setengah hati ya, enggak serius. Itu yang sangat menyedihkan," ujar Peneliti Pusat Penelitian Ekonomi LIPI, Maxensius Tri Sambodo di kantornya, Jakarta, Jumat 1 Maret 2019.

Ia menjelaskan, penggunaan energi fosil tidak banyak berkurang selama belasan tahun. Pada 2000, misalnya, energi primer Indonesia yang berasal dari energi fosil porsinya sebesar 95,6 persen dan pada 2017. hanya turun tipis menjadi 93,76 persen.

 

Pada periode yang sama, lanjut dia, penggunaan batu bara justru malah meningkat porsinya dari 11,77 persen pada 2000 menjadi 30,33 persen pada 2017. Dari kondisi tersebut, ia mengusulkan agar penggunaan energi terbarukan harus lebih menjadi fokus pemerintah ke depannya.

 

"Teman-teman lihat saja PLN sendiri, bauran energi primer-nya dari renewable drop (turun) banyak. Kemudian, juga kita lihat kebijakan yang ada kok mempersulit pelaku-pelaku untuk mengembangkan renewable," ungkapnya.