Grandmax Tabrak Truk Sampah di Serpong, sang Sopir Terjepit Rangka Samping

• Wednesday, 6 Mar 2019 - 11:16 WIB
Sebuah mobil Grandmax menabrak truk sampah di Jalan Raya Serpong. (Foto: Hambali/Okezone)

TANGERANG SELATAN – Satu unit mobil Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi E-1735-ZA ringsek setelah menabrak truk Hino pengangkut sampah. Kecelakaan lalu lintas ini terjadi di Jalan Raya Serpong, Pakulonan, Serpong Utara, Tangsel, Rabu (6/3/2019) pagi.

 

Akibat peristiwa tersebut, pengemudi minibus Grandmax bernama Ade Turdiatna mengalami luka serius. Sedangkan dua penumpang lainnya menderita luka-luka ringan dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan ini bermula ketika Truk Hino milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sedang berjalan perlahan di lajur kanan jalan yang menuju arah Gading Serpong. Insiden ini tepatnya terjadi di depan Perumahan Bukit Serpong Mas, Pakulonan.

 

Seperti biasa, setiap pagi pengemudinya bernama Mulyadi bersama pekerja di lapangan bertugas mengangkut sampah yang diletakkan di sepanjang sisi jalan itu. Truk berjalan perlahan lantaran banyaknya sampah yang harus diangkut satu per satu oleh seorang pekerja lainnya.

 

Grandmax tabrak truk sampah di Serpong. (Foto: Hambali/Okezone)

 

 

"Tiba-tiba datang dari arah belakang di jalan yang sama seunit mobil Grandmax, karena diduga pengemudinya kurang berkonsentrasi sehingga menabrak bagian belakang Truk Hino," tutur Kasatlantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin Hanggara kepada Okezone.

 

Usai menabrak bodi bagian belakang truk, mobil Grandmax mengalami kerusakan sangat parah, terutama di bagian depan dan bodi kanan mobil. Pengemudinya pun baru bisa dievakuasi beberapa saat setelah sejumlah petugas datang ke lokasi.

 

"Pengemudi dan dua penumpangnya mengalami luka-luka," jelas Hedwin.

 

Kondisi pengemudi Grandmax, Ade Turdiatna, terlihat tidak bisa dievakuasi keluar mobil karena terjepit rangka samping mobil. Akhirnya petugas memotong salah satu penyangga pintu kemudi menggunakan alat. Setelah itu, barulah tubuh Ade bisa dikeluarkan dan dibawa ke rumah sakit.