Dukung Masa Depan 33 Juta Anak Indonesia Melalui Aksi Nutrisi Generasi Maju

• Wednesday, 20 Mar 2019 - 21:51 WIB

Jakarta  – Siapkah 33 juta anak Indonesia tumbuh sehat dan berjuang untuk wujudkan kemajuan bangsa? Setiap anak adalah bagian dari generasi penerus yang akan menentukan arah Indonesia kedepannya. Sumber daya manusia yang unggul akan membentuk negara yang bisa bersaing dengan negara lain. Untuk itu, perlu adanya komitmen yang kuat dan dukungan dari semua lapisan masyarakat untuk mempersiapkan anak Indonesia sejak dini demi terciptanya generasi maju yang unggul dan berkualitas di masa depan.

 

Asisten Deputi Ketahanan Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak, dan Kesehatan Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK), Meida Octarina, mengatakan, anak-anak yang sehat dan berkualitas merupakan harapan terbaik untuk masa depan sebuah bangsa. Sebagai kelompok populasi yang besar, lebih dari 33 juta anak Indonesia ini akan menjadi penggerak roda kemajuan kedepannya. “Dapat dibayangkan, seperti apa majunya Indonesia jika setiap anak dari jumlah tersebut memberikan ide, berinovasi, dan berkarya sesuai kemampuan terbaik mereka,” katanya.

 

Tercatat ada lebih dari 33 juta anak usia dini yang mendominasi piramida penduduk Indonesia saat ini.[1] Dukungan seluruh masyarakat mutlak diperlukan mengingat Indonesia diprediksi akan menjadi negara maju di tahun 2045. Prediksi tersebut bukan tanpa perhitungan, riset terbaru menunjukkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia diprediksi mencapai US$ 10 triliun pada 2030 dan berada di peringkat ke-4 sebagai negara dengan perekonomian terbesar dunia.[2] Posisi tersebut akan menjadikan Indonesia sebagai salah satu big emerging market di dunia.

 

“Harapan yang mengiringi usia 100 tahun Indonesia pada tahun 2045 tentunya harus diikuti dengan tumbuhnya generasi yang memiliki kualitas yang mumpuni. Fenomena Bonus Demografi juga harus dimanfaatkan dengan bijak agar anak Indonesia berkembang menjadi lebih berdaya dan produktif. Pun, untuk mengemban amanat ini pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, seluruh elemen masyarakat memiliki porsi masing- masing untuk memberikan dukungan, salah satunya dengan pemenuhan gizi anak dan jaminan akses untuk mendapatkan gizi yang optimal. Kami mengapresiasi SGM Eksplor yang mencetuskan gerakan dukungan bagi 33 Juta Anak ini serta komitmennya yang konsisten selama ini dalam menyediakan produk bergizi yang terjangkau bagi anak Indonesia,” ungkap Meida Octarina.

 

Tubuh yang sehat dengan nutrisi lengkap merupakan salah satu fondasi tumbuh kembang optimal anak yang menentukan kualitas mereka di masa depan. Menyadari hal tersebut, SGM Eksplor dengan pengalaman dan keahlian selama lebih dari 60 tahun terus berinovasi melalui penyediaan produk bernutrisi dan edukasi nutrisi sebagai wujud dukungan bagi kemajuan bangsa. Lebih lanjut, pada 2019 SGM Eksplor meluncurkan gerakan sosial ‘Aksi Nutrisi Generasi Maju’ untuk menggerakkan seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung akses pemenuhan nutrisi bagi anak-anak Indonesia.

 

Marketing Manager SGM Eksplor, Astrid Prasetyo, mengatakan, Aksi Nutrisi Generasi Maju memiliki misi yang besar. Dengan semangat kemajuan dan prestasi yang sudah banyak dicapai bangsa kita saat ini, pihakya ingin mengajak berbagai pihak bersama- sama mendukung 33 juta anak- anak Indonesia menjadi Generasi Maju. Aspirasi kami adalah agar masyarakat menyadari bahwa anak- anak inilah yang nantinya akan menguasai bidang ekonomi, teknologi, dan berbagai sektor penting lainnya dan menentukan masa depan Indonesia ke arah yang lebih baik. Dan tentunya dukungan dalam pemenuhan nutrisi menjadi faktor penting bagi kemajuan mereka di setiap tahap tumbuh kembangnya.

 

“Masyarakat bisa berpartisipasi dalam gerakan sosial ‘Aksi Nutrisi Generasi Maju’ ini dengan cara mengupload foto di media sosial Facebook dan instagram menggunakan pledge (di Facebook dengan menggunakan frame profile foto dan di Instagram dengan sticker gift) yang sudah kami buat. Untuk mekanisme pledge bisa diperoleh informasinya di Facebook dan Instagram Aku Anak SGM. Satu aksimu melalui foto yang di-upload sama dengan satu dukungan nutrisi berupa 1 kotak susu SGM Eksplor untuk anak Generasi Maju,” ujarnya.

 

Aksi Nutrisi Generasi Maju mentargetkan 33.000 dukungan dari berbagai pihak akan diwujudkan dengan pemberian 33.000 kotak susu SGM Eksplor untuk anak di atas satu tahun sebagai gerakan sosial  yang nantinya akan didonasikan untuk anak-anak Indonesia di berbagai kota atau kabupaten.

 

Anak yang terlengkapi nutrisinya akan tumbuh menjadi anak yang sehat sehingga mampu mengembangkan potensi mereka untuk mencapai prestasi, yang kemudian dapat mendorong kemajuan bangsa. Penelitian menunjukkan bahwa kondisi nutrisi dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan produktivitas pasar kerja suatu negara. Dimana kondisi nutrisi suatu negara dapat mempengaruhi 11%  PDB dan pendapatan pekerja hingga 20%.[3]

 

Dokter Gizi Klinis, dr. Nurul Ratna Mutu Manikam, M. Gizi, SpGK mengatakan, kecukupan nutrisi sangatlah penting dipenuhi sejak dini, karena akan menjadi modal tumbuh kembang optimal anak di setiap tahap pertumbuhannya. Asupan makanan seimbang yang kaya zat gizi makro dan mikro akan membuat anak sehat, tidak mudah terserang penyakit, sehingga mereka dapat beraktivitas dan berkarya. Status nutrisi seorang anak dapat mempengaruhi kondisi suatu bangsa. “Maka, pemenuhan nutrisi yang tepat pada anak-anak masa ini juga akan berkontribusi pada kualitas kesehatan generasi masa depan, sehingga tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) bisa tercapai,” tambahnya.

 

Selain nutrisi, faktor dukungan kolektif masyarakat juga berperan penting dalam menciptakan anak generasi maju. Sosiolog dari Universitas Indonesia, Daisy Indira Yasmine, S.Sos., M.Soc. Sci. mengatakan, menciptakan generasi maju harus dimulai dari pengembangan kualitas hidup seorang anak sejak dini dan didukung oleh lingkungan sekitar secara massif. Dukungan kolektif masyarakat untuk memberikan akses pemenuhan nutrisi bagi anak sejak dini dapat mendorong terciptanya generasi yang berkualitas dan ikut menentukan masa depan bangsa ini. Peningkatan kualitas kehidupan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, pelaku usaha dan industri, akademisi serta warga masyarakat. “Sektor swasta harus memainkan peran pentingnya dengan kapasitas dan keahlian yang dimiliki sebagai penyedia kebutuhan nutrisi, akademisi dan berbagai pihak lain dapat menyediakan edukasi bagi masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah, pihak swasta, akademisi dan masyarakat akan membentuk support system bagi lebih 33 juta anak Indonesia untuk tumbuh menjadi generasi maju yang bisa berkontribusi terhadap pembangunan bangsa kedepannya,” menambahkan.

 

Menanggapi berbagai kemajuan Indonesia dan pentingnya peran seluruh masyarakat untuk mendukung 33 juta calon penerus masa depan, Alyssa Soebandono, seorang Aktris dan Ibu dari dua anak mengatakan, kita semua tentunya memimpikan Indonesia yang lebih baik dan lebih maju. Penyelenggaraan Asian Games dan pembangunan transportasi modern adalah dua milestone di antara kemajuan Indonesia yang patut menjadi inspirasi untuk mengembangkan berbagai kemajuan baik lainnya. Tugas kita sekarang adalah memastikan agar anak-anak Indonesia bisa tumbuh menjadi generasi maju yang dapat meneruskan pembangunan bangsa sehingga mereka nantinya bisa menikmati kehidupan yang lebih  baik.

 

“Oleh karena itu, mari bersama-sama memperkuat fondasi utama untuk mencapai kemajuan itu dengan memberikan akses nutrisi yang baik bagi anak-anak Indonesia. Kita bisa mulai ikut menunjukkan aksi dukungan kita melalui gerakan ‘Aksi Nutrisi Generasi Maju’ dari SGM Eksplor untuk mendorong anak-anak Indonesia tumbuh menjadi Anak Generasi Maju yang dapat membangun masa depan negara ini menjadi lebih kuat dan maju,” ajak Alyssa Soebandono.

 

Untuk mendukung gerakan sosial ‘Aksi Nutrisi Generasi Maju’, SGM Eksplor juga kembali melakukan kegiatan edukasi nutrisi di 5 kota besar, yaitu di Yogyakarta, Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. “Melalui rangkaian kegiatan tersebut, kami ingin terus memberikan edukasi tentang nutrisi yang lengkap dan stimulasi yang tepat serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung 33 juta anak Indonesia agar dapat tumbuh dan dan optimal sehingga mendorong terciptanya generasi yang berkualitas dan progresif yang memotori kemajuan Indonesia di masa depan,” tutup Astrid Prasetyo. (ANP)