Polisi: Penangkapan Pembajak 2 Truk Tangki Pertamina Sudah Sesuai Prosedur

• Kamis, 21 Mar 2019 - 11:37 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo (foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menegaskan penangkapan dan penetapan tersangka kasus pembajakan truk tangki PT Pertamina di Istana Negara, Jakarta Pusat, sudah sesuai prosedur. Hal itu menyusul anggapan bahwa polisi dinilai menyalahi aturan dalam kasus tersebut.

 

"Sudah sesuai aturan (penangkapan dan penetapan status tersangka)," kata Argo kepada wartawan, Kamis (21/3/2019).

 

Polisi dituding telah berlaku sewenang-wenang dalam penangkapan dan penetapam tersangka tanpa memberikan surat perintah penangkapan dan tembusan kepada anggota keluarga para pelaku.

 

 s

 

"MK (Mahkamah Konstitusi) memutuskan jika surat perintah penangkapan paling telat dikirim ke pihak keluarga tujuh hari setelah penangkapan," tuturnya.

 

Diketahui sebelumnya, dua mobil tangki yang dihadang dan disandera itu berukuran 32 Kiloliter (KL). Dalam dua mobil tangki BBM itu berisi biosolar dalam kondisi penuh.

 

Massa aksi melakukan penyanderaan terhadap mobil tangki itu awalnya berniat menjadikan simbol perlawanan dan kekecewaan atas nasib yang menimpa mereka. Namun, hal tersebut menjadi negatif diberbagai kalang. Sejauh ini polisi sudah menetapkan sepuluh orang tersangka dalam kasus tersebut.

 

"Total semua ada 10 tersangka," terang Argo.

 

ss