Bus Listrik Hasil Kolaborasi PT Mobil Anak Bangsa dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Akan Diuji Selama 6 Bulan

• Thursday, 21 Mar 2019 - 15:24 WIB
Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia

JAKARTA - PT TransJakarta bakal melakukan uji coba dua bus listrik selama enam bulan di wilayah Jakarta. Bus listrik tersebut merupakan hasil kerja sama dengan dua perusahaan penyedia bus listrik PT Mobil Anak Bangsa dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR).

 

Direktur Utama PT TransJakarta Agung Wicaksono mengatakan, uji coba ini dilakukan sesuai dengan arahan Gubernur DKI Anies Baswedan untuk mencoba mengaplikasikan bus listrik untuk armada TransJakarta.

 

"TransJakarta sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di bulan Januari 2019 menyiapkan diri untuk menguji coba kendaraan listrik di operasional TransJakarta," katanya di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).

 

Dengan mengutip sebuah studi, Agung menjelaskan sebanyak 46 persen emisi karbon di Jakarta disebabkan kendaraan transportasi umum. Dengan adanya bus listrik ini maka hal itu bisa dapat mengurangi polusi udara di Ibu Kota.

 

Dia mengatakan, bus listrik dengan bus-bus transJakarta lainnya tak begitu banyak perbedaan. Meski begitu, komponen-komponen yang dimiliki bus listrik lebih rendah keperluan perawatan dan biaya operasinya.

 

"Sehingga dalam jangka panjang akan membuat keseluruhan biaya lebih rendah, biaya total kepemilikan akan lebih rendah atau paling tidak sebanding walaupun harga belinya di awal akan lebih tinggi," ujar Agung.

 

PT TransJakarta bakal melakukan uji coba dua bus listrik selama enam bulan di wilayah Jakarta. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

 

TransJakarta, menurut dia, tidak akan membeli bus ini untuk uji coba tapi akan dimiliki operator mitra TransJakarta.

 

"Uji coba dilakukan tidak dengan membeli armada ini, TransJakarta tak akan memiliki armada ini. Armada ini dimiliki dan dioperasikan oleh operator yang jadi mitra TransJakarta dan TransJakarta dalam uji coba akan membayar operasionalnya sehingga kita bisa mengetahui biaya operasi yang tadi diperkirakan akan rendah," tuturnya.

 

Menurut Agung, uji coba bus yang diklaim rendah emisi gas buang ini akan digelar selama enam bulan sebelum dievaluasi performanya di Jakarta.

 

Ditinjau dari spesifikasi, dua bus calon uji coba itu sama-sama berkapasitas 24 jok atau kursi, serta empat tempat duduk prioritas difabel, ibu hamil, serta lansia. Total mampu menampung 60 penumpang.