Dituntut 5 Tahun Penjara, Idrus Kecewa Jaksa Tak Pertimbangkan Fakta Persidangan

• Kamis, 21 Mar 2019 - 16:03 WIB
Idrus Marham

JAKARTA – Mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham merasa kecewa terhadap Jaksa Penuntut pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Idrus dituntut jaksa hukuman lima tahun kurungan penjara dan denda Rp300 juta subsider empat bulan kurungan penjara dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1.

 

Menurut Idrus, tuntutan yang diajukan Jaksa KPK hanyalah copy-paste dari dakwaan. Menurutnya, tuntutan jaksa tidak sesuai dengan keterangan para saksi di persidangan.

 

 

Source : Okezone.com

 

"Nah kalau tuntutannya adalah copy-paste dari dakwaan. Itu nanti pakar-pakar hukum di Indonesia bisa menjelaskan, civitas akademika bisa memahas masalah ini loh," kata Idrus di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (21/3/2019).

 

Idrus menjelaskan, bila memperhatikan fakta-fakta di persidangan, sangatlah jauh berbeda dengan tuntutan atas dirinya.

 

Idrus Marham (Foto : Arie Dwi Satrio/Okezone)

 

"Kalau memperhatikan fakta-fakta tadi, sangat jauh, contohnya saya bersama-sama menerima, malah uang saya dipinjam Eni kok, haha, ya sudahlah Eni sudah mengakui. Eni pinjam uang," ucap Idrus.

 

Sementara itu, Kuasa Hukum Idrus, Samsul Huda juga mengungkapkan hal yang sama. Ia kaget dengan tuntutan Jaksa KPK.

 

"Dakwaan itu kan menyangka, kalau tuntutan itu telah diuji dalam persidangan fakta-fakta persidangan. Itu yang kami kaget. Kok masih seperti persidangan Kotjo atau Eni. Jadi kita agak kecewa saja, kenapa enggak menggunakan fakta di persidangan Idrus," tutur Samsul.