Siap-Siap Berteriak SHAZAM!

• Tuesday, 2 Apr 2019 - 18:15 WIB

Mayoritas anak memiliki impian menjadi superhero. Entah menjadi Superman yang bisa terbang ke mana-mana, menghilangkan diri dan berlari cepat ala Flash, atau seperti jagoan Batman. 

Khayalan tersebut tidak dimiliki Billy Batson. Yatim piatu 14 tahun itu berusaha bertahan hidup dengan caranya sendiri. Dia sinis terhadap kebaikan orang-orang di sekitarnya, dan sering memberontak terhadap segala aturan yang membelenggunya. 

Namun dalam hatinya, Billy memiliki kemurnian yang membuatnya terpilih menjadi pewaris SHAZAM! 

Nama superhero SHAZAM! merupakan singkatan dari tokoh-tokoh; kebijaksanaan Salomo, tenaga Hercules, stamina Atlas, kekuatan Zeus, kemampuan bertarung Achilles, dan kecepatan Mercury. 

Dengan hanya berteriak SHAZAM!, Billy berubah dewasa dengan berbagai kemampuan supernya. Namun karena tak pernah percaya dengan superhero, Billy pun dibantu teman sesama penghuni rumah asuh, Freddy. 

Sebagai penggila karakter-karakter superhero, Freddy menolong Billy menggali kemampuan apa saja yang dapat dikeluarkan SHAZAM! 

Kelucuan demi kelucuan pun muncul saat Billy mulai beradaptasi menjadi SHAZAM! Secara fisik tinggi besar seperti Superman dan Batman, SHAZAM! tampil dengan kostum eksentrik di tengah kesibukan Philadelphia. SHAZAM! berlaku seperti anak-anak pada umumnya, suka bercanda, memilih beli camilan dan minuman ringan, daripada bir atau minuman keras. 

Apalagi ketika SHAZAM! masih norak dengan kemampuan supernya. Dia harus mempelajari, apakah bisa tahan peluru, tahan api, atau dapat terbang tinggi. Saat SHAZAM! mulai viral, dia mulai sibuk melayani permintaan selfie di sana-sini. 

Masalahnya, semua superhero akan melawan supervillain. SHAZAM! dikejar-kejar oleh kekuatan jahat yang termanifestasi dalam diri ilmuwan penuh dendam, Dr. Thaddeus Sivana. 

Pertarungan SHAZAM! adalah pembuktiannya sebagai superhero. Mampukah dia mengalahkan musuhnya? Apakah SHAZAM! bisa diandalkan orang-orang sekitar, yang perlahan mulai dicintainya? 

Menariknya, alur SHAZAM! tak hanya soal tokoh utama Billy Batson dan alter-egonya tersebut. Porsi untuk karakter antagonis, Thaddeus Sivana, juga diceritakan dengan porsi seimbang. 

Film SHAZAM! berusaha menjelaskan, kenapa Thaddeus menjadi sangat pintar sekaligus amat jahat, sehingga kontradiktif dengan Billy yang terkesan nakal tetapi sebenarnya baik hati. 

 

Aktor utama Zachary Levi juga mampu menghidupkan SHAZAM! Sutradara David F. Sandberg menyebut passion dan kesan awet muda Levi merupakan unsur penting dalam proses penting. 

"Sangatlah penting menemukan seseorang yang bisa merasa seperti anak-anak dalam tubuh orang dewasa. Saya pikir kesalahan umumnya adalah orang dewasa mencoba menjadi anak-anak, semata-mata dengan menurunkan IQ untuk bermain lebih bodoh. Anak-anak tidak lebih bodoh, mereka cuma belum berpengalaman, dan lebih antusias dalam hidup. Mereka tak punya banyak filter seperti orang dewasa. Itulah yang dicari dan ditemukan dalam Zachary Levi," kata Sandberg. 

Penampilan prima Levi dilatari pentingnya relasi keluarga yang ditekankan dalam inti cerita, baik di sisi Billy Batson, maupun dari sudut pandang Thaddeus. Melalui latar Natal sebagai ajang kebersamaan keluarga, SHAZAM! menampilkan serunya kisah superhero, tetapi tetap membumi, menghibur, menyenangkan, dengan adegan lucu dan segar. 

Sandberg menyatakan, "Kami bercerita tentang kisah Billy Batson, di mana keluarga tak harus tentang hubungan darah, tetapi juga ikatan, kamu bisa menemukan rumah meskipun itu bukan tempat yang dicari. Karena ini SHAZAM!, kami juga menghadirkan pengalaman apa jadinya jika keinginan semua anak menjadi superhero menjadi kenyataan, dalam cara terbesar, paling komikal, mengasyikkan, penuh action, dan magic."

Sementara Levi menyebut SHAZAM! sebagai 100 persen film untuk keluarga, penggemar DC Comics, dan semua kalangan di antaranya. "Seluruh anggota keluarga bisa menikmatinya bersama, dan, sebagai fanboy maupun orang dewasa, menurut saya para fans serta orang dewasa secara umum akan melihat superhero keren dengan SHAZAM!"

Genre: Action, comedy

Sutradara: David F. Sandberg (“Annabelle: Creation”)

Pemeran: Zachary Levi (TV’s “Chuck”), Mark Strong (the “Kingsman” movies), Asher Angel (TV’s “Andi Mack”), Jack Dylan Grazer (“IT”), Djimon Hounsou (“Blood Diamond”).

Distributor: Warner Bros. Pictures

Durasi: 2 jam 12 menit 

Mulai tayang di bioskop Indonesia: 2 April 2019

(MAR)