Jelang Pencoblosan Hoax Makin Tinggi, Ini Cara Perindo Berikan Informasi

• Sunday, 7 Apr 2019 - 14:18 WIB

KUPANG - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengatakan, berbagai informasi miring yang beredar jelang Pemilu 17 April 2019 harus diluruskan. Hal tersebut disampaikan Hary Tanoe saat menanggapi tentang intensitas hoax mendekati hari pemilihan yang semakin tinggi.

 

Sepanjang Maret 2019, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengidentifikasi ada 453 hoax yang beredar.

 

Dari 453 hoax tersebut, terdapat 130 berita bohong terkait politik. Jumlah tersebut jauh meningkat intensitasnya dibandingkan dengan Agustus 2018 yang hanya 25 hoax, pada September 2018 27 hoax, Oktober dan November 2018 masing-masing di angka 53 hoax dan 63 hoax. Adapun, pada Desember 2018, jumlah info hoax terus naik menjadi 75 hoax.

 

Hary Tanoe mengatakan, informasi yang benar harus tersampaikan pada konstituen. Caranya, disampaikan dari berbagai arah baik melalui media, media sosial hingga door to door.

 

Langkah awal yang dilakukan adalah menginformasikan semua kader melalui aplikasi pesan instan, sehingga aliran informasi bisa mengalir dengan cepat.

 

"Kita luruskan di situ untuk memastikan semua pemahaman caleg itu benar, karena mereka terjun ke masyarakat jadi mereka harus dibekali dengan pemahaman yang benar," kata Hary Tanoe saat berkampanye di Flores, NTT, Sabtu 6 April 2019.

 

Bila pemahaman keliru, itu berarti informasi yang benar tidak sampai ke masyarakat.

 

"Semua caleg juga turun, relawannya turun untuk memberitakan hal yang benar jadi kalau ada yang memfitnah Partai Perindo, itu kita luruskan sampai ke bawah pada waktu mereka terjun ke konstituen," jelasnya.

 

Adapun, Ketua Umum Kartini Perindo yang juga merupakan Caleg DPR RI Perindo Dapil DKI Jakarta II Liliana Tanaja Tanoesoedibjo mengatakan masyarakat harus semakin cerdas dalam menerima informasi.

 

Bila ada informasi yang masuk, dipelajari dulu apakah informasi tersebut benar atau tidak. "Hoax adalah sesuatu yang bersifat menegatifkan. Pintar-pintarlah untuk melihat berita, jangan terlena dengan hoax ya," tandasnya. (***)

 

Sumber : okezone.com