POKEMON Detective Pikachu, Tak Sekadar Pika Pika

• Wednesday, 8 May 2019 - 15:42 WIB

Genre: Komedi, petualangan

Sutradara: Rob Letterman (Gulliver’s Travels, Goosebumps)

Pemeran: Ryan Reynolds, Justice Smith.

Durasi: 1 jam 44 menit

Distributor: Warner Bros. Pictures

Mulai tayang di bioskop Indonesia: 8 Mei 2019

Anda bukan penggemar POKÉMON? Anda tak pernah tertarik bermain atau menonton POKÉMON?

Dimulai pada tahun 1996, POKÉMON sudah menjadi brand global dengan franchise video gaming dengan lebih dari 324 juta unit terjual di seluruh dunia. Belum lagi kartu tukar menukar POKÉMON, yang sudah mencapai 25,7 miliar dalam 11 bahasa. 

Serial televisi anime di musim ke-22 juga sudah ditayangkan di lebih dari 160 negara, dengan lebih dari 20 film animasi, buku, komik manga, musik, mainan, merchandise, dan aplikasi, termasuk Pokemon GO yang sangat populer, telah diunduh lebih dari 850 juta kali, dan dinikmati pemain di berbagai belahan dunia, lintas batas, lintas generasi.

Jika tak ada satu pun fenomena tadi pernah anda ikuti, POKÉMON Detective Pikachu tetap bisa menjadi hiburan di bioskop. Komedi petualangan ini malah akan menjadi pembuka mata, yang menggoda penontonnya, untuk mengenal lebih dekat dengan dunia POKÉMON.

Apalagi, kaum awam POKÉMON terwakili oleh tokoh utama Tim Goodman yang diperankan Justice Smith. Pemuda 21 tahun itu diceritakan tidak memeliharanya, meski hampir semua orang memiliki POKÉMON. 

Situasinya makin membingungkan ketika Tim mengunjungi Ryme City, kota besar di mana POKÉMON dan manusia bisa hidup berdampingan, seperti layaknya kita memiliki binatang peliharaan.

Di sana, Tim harus terbiasa dengan kehadiran POKÉMON di mana-mana. Dia juga harus menyelesaikan misteri di balik meninggalnya sang ayah, polisi berdedikasi tinggi, Harry Goodman.

Tim pun bertemu rekan kerja mendiang Harry, yang berwujud POKÉMON, Detektif Pikachu. Dengan tampilan dan ekspresi sangat lucu, Detektif Pikachu sangat ingin mengungkap kasus yang menimpa Harry. Namun, Pikachu mengalami amnesia. Dia tidak ingat apa-apa.

Menariknya, Pikachu bisa berkomunikasi secara lancar dengan Tim. Pengalaman pertama Tim berinteraksi secara intens dengan POKÉMON, membawanya pada kasus yang sedang dihadapi almarhum Harry.

Tak hanya tentang penyebab kematian Harry, Tim dan Detektif Pikachu juga dibawa ke ambisi pendiri Ryme City, yang berhasil membawa harmoni antara manusia dan POKÉMON. 

Dalam petualangan sekaligus proses adaptasi saling memahami, Tim dan Detektif Pikachu dibantu Lucy, reporter junior yang penasaran dengan kasus serupa. Seperti manusia pada umumnya di Ryme City, Lucy memiliki POKÉMON bernama Psyduck dengan kekhasan: tak bisa mengalami stres tinggi.

Interaksi keempatnya: Tim-Detektif Pikachu dan Lucy-Psyduck menghadirkan kelucuan di tengah ketegangan mengungkap kasus, lengkap dengan 'twist' di sana sini.

Sementara itu, fans POKÉMON akan dipuaskan dengan kemunculan 800 species POKÉMON termasuk Charmander, Ludicolo, Snubbull, Squirtle, Bulbasaur, Jigglypuff, Aipom, Lickitung, Mr. Mime….dan Mewtwo yang terkuat.

Didesain khusus untuk POKÉMANIA,  “POKÉMON Detective Pikachu” menyajikan gabungan image 3-D CG (computer-generated) dengan aktor live. Selain itu, cerita menyenangkan dan sangat manusiawi juga siap menarik penonton segala usia. 

Sutradara Rob Letterman menyatakan, "Salah satu prinsip utamanya adalah Pokemon dapat memberikan yang terbaik dalam kemanusiaan, dan sahabat manusia mereka (Pokemon), melalui relasi yang dibangun, dan bersama-sama  dapat berevolusi menjadi versi yang lebih baik dari diri mereka sendiri. Itulah yang membuat saya tertarik dan itulah yang memicu kisah ini. "

Pengisi suara Pikachu, Ryan Reynolds, juga mampu menambah level keimutan dan kekonyolan, bersama penampilan meyakinkan Justice Smith sebagai anak muda yang kebingungan dengan kemampuannya berkomunikasi dengan Pokemon menggemaskan.

Karena film ini tergantung pada interaksi Reynolds dan Smith, para pekerjanya di balik layar berusaha memberi mereka banyak kesempatan untuk membangun hubungan.

Reynolds dan Smith merekam adegan mereka bersama-sama di minggu-minggu sebelum pemotretan fisik — pendekatan yang tidak lazim, tetapi keduanya sama-sama menghargai usaha tersebut.

Meski sebenarnya lebih banyak mengisi suara, Reynolds kemudian tetap di set dengan Smith untuk awal produksi. Dia memberi Smith dialog Detektif Pikachu melalui 'earphone' untuk menggambarkan koneksi mereka. Setelah itu Smith melanjutkan 'shooting' dengan stand-in pembaca dialog.

Hasilnya, penonton bisa ikut merasakan berbagai ekspresi Pikachu. Sepanjang "POKÉMON Detective Pikachu", kita terus-menerus dipancing untuk lebih dekat dengan POKEMON termasuk Pikachu. Bersiap-siaplah untuk merasa gemas, ingin memeluk, mencubit, dan memiliki, atau lebih tepatnya memelihara sahabat berbulu, selucu Pikachu.

(MAR)