BPN Prabowo-Sandi Siapkan Gugatan Hasil Rekapitulasi Suara Pilpres ke MK

• Tuesday, 21 May 2019 - 14:38 WIB
Direktur Advokasi dan Hukum BPN, Sufmi Dasco Ahmad di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019). (Foto: iNews.id/ Wildan Catra Mulia).

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno akan menggugat hasil rekapitulasi suara nasional Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Keputusan tersebut diambil melalui rapat internal BPN.

 

Direktur Advokasi dan Hukum BPN, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, segera mempersiapkan kelengkapan persyaratan gugatan tersebut. Namun, kapan gugatan akan diajukan dia belum mengungkapkan.

 

"Menyikapi hasil dari KPU yang sudah mengumumkan rekapitulasi nasional pada dini hari tadi, rapat (BPN) hari ini memutuskan paslon 02 akan mengajukan gugatan ke MK," ujar Sufmi di Kertanegara, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

 

Menurutnya, ada sejumlah hal krusial yang menyebabkan perlu mengajukan gugatan ke MK. Apa saja yang krusial itu dia juga tidak menyebutkan detail.

 

"Kita melihat ada pertimbangan kemudian hal sangat krusial terutama mengenai perhitungan sangat signifikan yang bisa di bawa ke MK," ucapnya.

 

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyelesaikan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional Pilpres 2019. Capres Cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin unggul atas Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

 

Dalam berita acara yang dibacakan Komisioner KPU, Evi Novida Ginting, Jokowi-Ma’ruf Amin meraih 85.607.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah nasional. Sedangkan Prabowo-Sandi mendapat 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional. Selisih kedua pasangan sebanyak 16.957.123 suara.

 

”Jumlah suara sah secara nasional Pilpres 2019 sebanyak 154.257.601 formulir DD1-PPWP,” ujar Evi Novida di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (21/5/2019) dini hari.