Anies : 6 Orang Tewas Akibat Demo Ricuh Rabu Dini Hari

• Rabu, 22 Mei 2019 - 10:43 WIB

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi korban aksi massa yang kini dirawat di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat. Menurut informasi yang dia dapatkan, ada enam orang meninggal akibat bentrokan antara massa dan aparat sejak malam hingga dini hari tadi.

 

“Sekitar 200 orang korban luka-luka sudah dilarikan ke rumah sakit di Jakarta, di antaranya RSUD Tarakan, Pelni, Budi Kemuliaan, dan RSCM. Sudah enam orang meninggal dunia, satu orang meninggal dunia di RS Tarakan,” ungkap Anies di RSUD Tarakan, Rabu (22/5/2019) pagi.

 

Dia menuturkan, semua biaya perawatan korban ditanggung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, baik untuk korban dari pihak warga maupun dari pihak aparat keamanan. Menurut Anies, korban mayoritas mengalami luka memar, sesak napas, hingga luka akibat benda tumpul dan peluru karet.

 

Sebelumnya, dokter di RS Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, memastikan satu korban meninggal akibat tertembus peluru tajam di bagian dada, dalam bentrokan antara massa dan polisi di Petamburan, Jakarta Barat, dini hari tadi.

 

Korban diketahui bernama Farhan, warga Kota Depok, Jawa Barat. Dia tak mampu bertahan hidup lantaran peluru yang menembus tubuhnya merusak selaput paru-paru. Menurut keterangan dokter, hantaman peluru tajam membuat selaput paru-paru korban robek dan akhirnya meninggal dunia.