Koalisi Kader Bersatu Desak R. Saddam Al Jihad Pecat Oknum Yang Mengatasnamakan PB HMI

• Monday, 27 May 2019 - 22:15 WIB

Jakarta - Polemik yang terjadi di tubuh organisasi Himpunan Mahasiswa Islam Periode 2018-2020 mendapat kecaman keras dari Koalisi Kader Bersatu melalui aksi demonstrasi pada Senin (28/5).

 

Menurut Fagih, salah satu orator dari HMI Cabang Jakpustara, Arya Kharisma Hardy dan Taufan Ikhsan Tuarita adalah pengurus ilegal dan tak berdasar. Sehingga gerakan menurunkan Ketua Umum R. Sadam Al Jihad tidak sesuai dengan mekanisme organisasi Himpunan Mahasiswa Islam seperti termaktub dalam AD/ART HMI.

 

"Kami menolak Arya Kharisma Hardy dan Taufan Tuarita atas klaim mereka sebagai Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam. Maka kami harap kepada Kakanda Ketua Umum PB HMI hasil madataris kongres ke-XXX di Ambon agar memecat Arya dan oknum yang memperalat HMI saat ini," pintanya.

 

Hal yang sama juga disampaikan oleh Gawi selaku kordinator aksi, bahwa tindakan segelintir orang yang mengklaim diri sebagai Pengurus Besar HMI hanyalah memenuhi syahwat kepentingan mereka. Sehingga dengan membabibuta memecah belah PB HMI sampai ke cabang-cabang.

 

"Kita menolak keras Arya Kharisma Hardy dan Taufan Tuarita yang mengatasnamakan PB HMI. Tindakan seolah-olah ini merugikan sirkulasi perkaderan sampai ke cabang dan komisariat," jelasnya.

 

Harapan mereka para senior dan KAHMI kiranya bijaksana melihat problematika Himpunan Mahasiswa Islam saat ini agar tidak merugikan kader.

 

"Kita berharap kepada Kahmi agar tidak turut memperkeruh situasi hari ini tapi berdiri di tengah agar objektif melihat masalah," harap Gawi. (mus)