Kampanye Mudik Aman untuk Anak

• Tuesday, 28 May 2019 - 15:48 WIB

Lebih dari 2000 Siswa/Siswi ikuti Kampanye Mudik Aman

Jakarta - Lebih dari 2000 siswa/siswi di Jakarta Utara dan Jakarta Timur mengikuti kampanye mudik aman di sekolah. Kegiatan ini merupakan rangkaian program SELAMAT (Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Berlalu lintas) Save the Children di Provinsi DKI Jakarta.

Kampanye Mudik Aman yang dilaksanakan oleh Save the Children dan NFDMC (New Future Disaster Management Center) berlangsung secara paralel sejak tanggal 13 – 27 Mei 2019 di 20 SD & SMP di Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan anak – anak dalam upaya mengurangi risiko kecelakaan berlalu lintas pada saat mudik ke kampung halaman serta kembali ke tempat asal.

Greater Jakarta Field Manager – Save the Children Evie Woro Yulianti, Kamis (23/5/2019), menuturkan, “Dalam kampanye ini, kami mengedukasi anak – anak, guru dan juga orangtua agar selalu #SadarUntukSELAMAT terutama pada saat mudik dan kembali ke tempat asal.”

Kampanye ini juga turut menggangdeng berbagai pihak untuk menjadi narasumber diantaranya adalah Kementerian Perhubungan RI, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Sudin Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Timur & Jakarta Utara, dan Palang Merah Indonesia.

Anak – anak yang mengikuti kegiatan kampanye mudik aman ini adalah mereka yang duduk di kelas 3,4,5 SD serta 7,8 SMP. Dengan melibatkan dan mengedukasi anak – anak, mereka dapat menjadi duta keselamatan berlalu lintas diawali dari diri sendiri dan keluarga.

Rangkaian kegiatan kampanye yang berlangsung selama 2 jam meliputi pemberian informasi terkait tips mudik aman (persiapan, saat mudik, tiba di kampung halaman dan saat kembali ke tempat asal), juga diberikan beberapa cara melakukan tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan dan di rangkum dengan beragam kuis kepada anak – anak, guru dan orangtua.

Badan penelitian dan pengembangan Kementerian Perhubungan RI memprediksi jumlah pemudik lebaran tahun 2019 dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi akan mencapai 14,9 juta orang. 

Tentang Save the Children
Save the Children di Indonesia merupakan identitas merek dari Yayasan Sayangi Tunas Cilik yang terdaftar sesuai dengan Keputusan Kementrian Hukum dan HAM No. AHU.01712.50.10.2014. Save the Children di Indonesia merupakan bagian dari gerakan global Save the Children Internasional yang bekerja memperjuangkan hak-hak anak di lebih dari 120 negara di dunia.
Save the Children percaya setiap anak tidak terkecuali layak menyongsong masa depan. Di Indonesia dan di seluruh dunia, kami memastikan kesehatan  anak anak sejak dini, kesempatan untuk belajar dan perlindungan terhadap bahaya. Kami melakukan apa pun untuk anak-anak - setiap hari dan di saat krisis – untuk mengubah hidup mereka dan masa depan. 
Saat ini, Save the Children beroperasi di 12 provinsi, 79 kabupaten, 701 kecamatan dan 918 desa. Adapun wilayah kerjanya mencakup, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Jakarta, Nusa Tengara Timur, Lampung, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. Program kami fokus pada kesejahteraan anak yang mengintegrasikan lintas sektor termasuk pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, kemiskinan dan tata kelola hak anak, serta respon situasi bencana.

(*)