Tambang Emas Ilegal di Kabupaten Sarolangun Jambi Longsor, 1 Korban Tewas

• Friday, 28 Jun 2019 - 13:52 WIB

JAKARTA, – Longsor terjadi di pertambangan emas tanpa izin di Mernang Sungai Meloko, Desa Padang Jering, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Akibatnya, satu orang tewas dan satu orang patah tulang akibat tertimbun tebing yang longsor.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rita Rosita mengatakan, longsor terjadi pada Kamis (27/6/2019), pukul 12.00 WIB. “Kerugian material dinyatakan nihil,” kata Rita melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarolangun telah mendata dan mengimbau warga setempat agar tidak melakukan penambangan emas tanpa izin. Selain dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan, penambangan ilegal juga menjadi pemicu pencemaran sungai dan dapat menimbulkan bencana.

Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Sarolangun sempat terkendala lokasi yang jauh dari permukiman penduduk. Lokasi longsor tidak dapat dijangkau oleh kendaraan bermotor.

“Selain itu kondisi medan jalan yang berbukit dan melewati sungai dengan aliran deras juga menyulitkan tim gabungan untuk mengevakuasi korban,” ujarnya.

Rita mengatakan, korban meninggal laki-laki bernama Sopian (45) dan telah dikebumikan di Desa Padang Jering. Sementara korban patah tulang rusuk seorang laki-laki bernama Sai (40), sudah dalam pengobatan.

 

(Inews.id)